Kamis, 01 Juli 2010

SEJARAH PEREWANGAN


Perewangan atau “pembantu” gaib, dalam hal ini berwujud makhluk halus, telah ada sejak jaman prasejarah (sebelum manusia mengenal peradaban). Pada masa itu prewangari dalam tingkatan yang terendah, yaitu kesurupan/kemasukan makhluk halus dapat dilakukan oleh seseorang untuk membantu seseorang dalam mengatasi persoalan rumit yang sedang dihadapi. Karena itu “perewangan” selalu berkaitan dengan makhluk halus, apakah dari golongan makhluk siluman, arwah dari orang yang sudah meninggal, anak ambar atau sukma orang-orang sakti yang yang mati moksa (lenyap dengan badan raganya).
Perewangan pada mulanya hanya dikenal dikalangan masyarakat hindu dan budha dimana masih sangat kuat kepercayaan tentang reinkarnasi (kehidupan kembali setelah mati) dan masalah penitisan, dimana roh atau badan halus seseorang yang sudah mati atau moksa (lenyap dengan badan raganya), bisa menitis pada orang lain. Kepercayaan ini sangat erat hubunganya dengan kisah penitisan dalam dunia pewayangan, yang dilakukan oleh para dewa pada diri satria di marcapada (bumi).
Masyarakat Indonesia khususnya Jawa mengenal mengenal masalah perewangan dari berbagai relief yang ada dibeberapa candi. Misalnya dalam relief yang menggambarkan kisah Ramayana di candi Pucangan, terlukis jelas bagaimana shayang Wisnu menitis pada Prabu Rama, Dengan adanya Shangyang Wisnu pada diri Ramawijaya, maka Rama bukan hanya memiliki kesaktian sebagaimana kesaktian yag dimiliki Sanghyang Wisnu, tetapi Rama juga memiliki kewaskitaan, dapat mengetahui segala peristiwa sesudah dan sebelum ia hidup didunia, sebagaimana pengetahuan yang dimiliki sanghyang Wisnu.
Penggambaran tentang penitisan atau Perewangan yang sangat jelas terlukis dalam relief di candi Sukuh, Jawa Tengah dan candi Tegawangi, Jawa timur yang berisi tentang kisah sudamala (dikenal pula dengan ruwat sudamala). Dalam peristiwa ini nampak jelas, bahwa sanghyang guru mempergunakan tubuh Sadewa sebagai alat peraga untuk meruwat Dewi Ranini, nama Dewi Sri Huma yang terkutuk menjadi Durga (raseksi berwajah jelek dan menakutkan). Artinya kemampuan Sadewa untuk meruwat Dewi Ranini karena adanya sukma Shangyang Guru dalam tubuhnya. Dan ketika sukma Sanghyang Guru keluar dalam tubuhnya, Sadewa kembali kekeadaan aslinya, yang tidak memiliki kemampuan untuk meruwat Dewi Ranini.
Terkontaiminasi oleh peristiwa yang terjadi antara Sadewa dengan Sanghyang Guru, maka Orang pun kemudian melakukan berbagai upaya, seperti bertapa, bertirakat untuk mendapatkan mantra gaib yang mampu memanggil dan menguasai roh halus. Bahkan ada diantara mereka yang bertapa atau bersemedi di makam seseorang yang diyakini semasa hidupnya sebagai orang yang berilmu tinggi atau mereka yang mati moksa sehingga diyakini masih hidup dalam bentuk sukma, agar mau menjelma dalam dirinya, menggunakan badan wadag orang itu sebagai perantara ia menjabarkan dan mengamalkan ilmu yang dimilikinya.

Tips Mengusir Kuntilanak




Bayi berumur dibawah satu tahun, suka dijadikan mainan oleh kuntilanak disekitar rumah. Apalagi bila tempat tinggal agak sepi dan dikelilingi oleh pohon-pohon besar yang rimbun. Kuntilanak atau Jin iseng, memang suka dengan mengajak bayi-bayi bercanda. Kuntilanak akan tertawa terpingkal-pingkal bila melihat bayi yang dicandainya menangis ketakutan. Agar bayi-bayi terhindar dari gangguan Kuntilanak, siapkan bangle, ikatkan ke baju bayi . Apa bangle tersebut ?, bangle adalah suatu tanaman umbi-umbian yang berwarna hitam dan berbulu yang baunya tidak sedap tercium, namun keampuhanya sangat teruji untuk mengusir Kuntilanak.

MENGATASI PENYAKIT EPILEPSI




Para dokter memperkirakan bahwa gangguan susunan saraf pusat atau otak merupakan salah satu penyebab ayan atau epilepsy. Rasa gembira yang berlebihan, rasa sedih yang mendalam, gangguan sembelit dan minuman yang banyak mengandung alcohol ternyata bisa mempercepat serangan ayan.

Penyakit ayan yang hebat dan berat disebut grandmal atau yang biasa disebut orang dengan nama petirmal. Ada juga factor keturunan dari penyakit ini. Jika serangan ayan datang longgarkanlah pakaian yang melekat dibadan terutama pada leher bajunya. Buka mulutnya dan masukan sapu tangan atau kain bersih yang digulung diantara kedua belah giginya. Ini bertujuan supaya lidah tidak tergigit. Jagalah supaya sipenderita untuk tidak melukai dirinya.

Setelah tingkat serangan yang hebat berlalu, selimuti badannya sampai ia sadar kembali. Jauhkan ia dari air dan api. Jangan diberi makan berlebihan, berikan makanan sederhana dan yang mudah dicerna. Berilah tiap hari air susu, sayuran dan buah-buahan yang masak di pohon. Usahakan ia bisa membuang air besar dan kencing tiap hari.

Untuk mengobati penyakit ayan, ada beberapa ramuan seperti dibawah ini :

1. Ambil daun pegangan atau kaki kuda yang sudah kering. Tumbuklah sampai halus, ambil 1 sendok makan terus seduh dengan air mendidih ¾ gelas dan tambahkan madu 1 sendok makan. Setelah hangat-hangat kuku minumkan pada sipenderita sebagai pengganti minum the. Ini dilakukan beberapa hari bilamana si sakit merasa haus.
2. Ambilah buah seplukan yang sudah masak sebanyak 8 atau 10 buah, terus cuci bersih. Berikan pada sisakit untuk dimakan sehari 3x sepuluh buah.
3. Ambil daun meniran ¾ genggam dicuci bersih terus direbus dengan air bersih 3 gelas sampai mendidih hingga ¾ nya. Setelah dingin terus diminum ditambah dengan madu secukupnya. Lakukanlah 3 x sehari secara rutin.

Dialog Dengan Roh


Kontrovesi tentang bisa tidaknya orang hidup berdialog dengan atau berkomunikasi dengan orang mati, telah menjadi perdebatan panjang yang nyaris tidak ada habisnya. Tidak hanya antara orang religius dengan orang sekuler saja. Para ulama sendiri, juga memiliki pandangan yang berbeda tentang pandangan hal tersebut.

Ulama hadits mempunyai anggapan bahwa orang hidup tidak bisa berkomunikasi dengan orang yang sudah mati. Tetapi ulama sufi menyatakan sebaliknya bahwa orang hidup itu bisa berkomunikasi dengan orang yang sudah meninggal dunia. Termasuk bertemu dengan nabi Muhammad SAW, para auliya, para wali atau orang tua yang sudah meninggal dunia.

Dan itu tentunya hanya bisa dilakukan oleh manusia yang beriman dan bertaqwa serta mendapatkan petunjuk dari Allah. Banyak dasar yang digunakan ulama sufi, sehingga mereka menyatakan kalau orang hidup bisa berdialog dengan orang yang sudah meninggal.

Salah satunya adalah ayat al-Quran pada surat Ali-Imron: 169: yang artinya, “ ….dan janganlah kamu mengira orang yang meninggal dijalan Allah ( fisabillilah suhada) itu mati. Mereka adalah hidup dan mendapatkan rejeki (kenikmatan dialam lain) disisi Allah dan hanya Allah yang mengetahui alam lain itu.

Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “ barang siapa yang melihatku diwaktu tidur maka sungguh melihatku, barang siapa melihatku disaat tidur maka sungguh-sungguh melihatku, sesengguhnya setan tidak bisa menyerupaiku ‘.

Untuk bertemu dengan ruh orang yang meninggal dunia, petunjuk dan ijin dari Allah adalah hal yang utama, karena ruh adalah milik Allah dan akan kembali kepada Allah.

Oleh karena itulah salah satu cara agar bisa mengetahui dan berdialog dengan ruh adalah dengan jalan tarekat. Karena setiap tarekat itu mengajarkan makrifatullah. Setiap makrrifatullah yang sudah matang, akan mengetahui hakekat Allah dan itu menjadi rahasia Allah.

Sebetulnya ruh yang dapat dijumpai tidak hanya ruhnya orang yang sudah meninggal saja. Ruh orang-orang yang belum lahir sekalipun sesungguhnya banyak pula dijumpai. Apabila ruhnya orang yang masih hidup akan lebih muida dijumpai. Dan semua ini hanya bisa dilakukan oleh ulama-ulama ahli sufi yang memiliki kedekatan dengan Allah.

Banyak bukti, yang menjadi landasan ulama sufi untukk menjelaskan bahwa dialog dengan ruh dapat dilakukan oleh manusia. Kisah perjalanan isra dan mi’rajnya nabi Muhammad SAW, yang bertemu para nabi dilangit adalah sebagai bukti kebenaran itu. Bahkan orang dengan derajat yang jauh dibawah nabi juga banyak mengisahkan cerita tentang adanya dialog dengan orang yang telah meninggal dunia.

Salah satunya adalah yang dikisahkan oleh haji Juri. Seorang tokoh agama di Desa geritayu, Kabupaten Pati. Dia mengetahui tentang derajat kewalian ayahnya, KH Mochtar, setelah diberi tahu oleh KH Hambali, seorang pengasuh pondok pesantren terkenal di Caruban Lasem.

Haji Juri sebetulnya tidak pernah menganggap bapaknya itu termasuk yang dikasihani oleh Allah. Rahasia itu terbongkar setelah tanpa sengaja ia bertemu dengan KH Hambali, yang datang ke Desa garit. Kiyai Hambali itu bisa menceritakan seluruh kebaikan dan sifat-sifat KH Mochtar. Bahkan bentuk fisiknya juga paham betul. Meskipun KH Hambali sendiri tidak pernah kenal dan berjumpa secara fisik dengan KH Mochtar.

Itu karena KH Hambali adalah ulama yang diberi ijin oleh allah untuk dapat berkomunikasi dengan kekasih Allah yang menurut sebagian orang telah mati. Dia memiliki kemampuan berdialog langsung dengan orang yang dikehendaki.

Menurut ajaran sufi, bertemu dengan ruh bisa melalui berbagai cara. Baik itu pandangan bathin, mimpi, atau melalui perasaan. Bahkan bertemu secara kasat mata dan berdialog langsung juga bisa. Banyak hadits yang menyatakan kalau ruh orang yang meninggal itu tidak mati. Apalagi yang digolongkan syuhada .

Orang yang telah meninggal dunia berada disuatu tempat, antara dunia dan akhirat. Yang akan masuk surga, dekat dengan surga. Demikian pula yang akan masuk ke neraka, dekat sekali dengan neraka sehingga mereka merasakan siksaan Allah dialam barzah.

Banyaknya hal yang menjadikan seseorang yang disiksa dialam kubur, menjadikan ulama sufi menganjurkan kita yang masih hidup mmembuat kebajikan terhadap orang yang sudah meninggal dunia itu.

Mengikhlaskan doa sejak mengkafani, memandikan, menshalatkan, serta menguburkan, hingga mentahlilkan sangat dianjurkan. Itu karena orang yang telah mati bisa mengambil manfaat dari doa itu, khususnya doa anak yang soleh. Demikian menurut ulama sufi.

Untuk bertemu dengan ruh orang yang telah meninggal dunia, para sufi selalu menggunakan apa yang disebut dengan nama jalur malakut. Karena jalur malaikatlah yang diridhoi Allah. Meskipun begitu, adakalanya orang juga mampu berkomunikasi dengan ruh tanpa jalur malakut. Mereka itu menggunakan jalur jin atau syetan. Biasanya para dukun atau paranormal yang menggunakan jalur ini. Karena lewat jalur setan itulah, sehingga kita sulit apakah betul-betul ruh manusia atau hanya tipu daya Jin dan Syetan.

Lain kalau menggunakan jalur malaikat, karena malaikat tidak berani menipu. Karena mereka adalah makhluk Allah yang paling taat. Berbagai cara dilakukan orang untuk bisa bertemu dengan ruh. Meskipun kita bisa bertemu dengan ruh dengan berbagai jalur yang dikehendaki, namun kebanyakan orang bertemu dengan ruh karena mimpi. Untuk bermimpi dengan ruh orang yang sudah meninggal dunia ulama sufi menggunakan amalan-amalan doa tertentu.

GAIRAH SEX PRIA BERDASAR ZODIAKNYA


Zodiak ternyata bisa menggambarkan gaya dan gairah pria diatas ranjang, berkut penjelasanya…

Beberapa ilmuawan mengatakan, bercinta terasa menyenagkan kerena ketika dua tubuh bertemu, arus listrik dalam tubuh dibangkitkan. Masih ingat betapa berdebarnya malam pertama, pada sat itu berbagai macam rasa bercampur aduk menjadi satu. Rasa takut, gugup, dan rasa nikmat menggelinjing menjalar keseluruh tubuh. Menimbulkan rasa senang jasmani dan rohani. Simak zodiak-zodiak dibawah ini yang berhubungan dengan seks :



ARIES

Orang Aries memiliki sifat yang cenderung aktif, bahkan agresif. Dalam bercinta mereka memiliki gaya yang menggebu. Biar terbilang dahsyat, percintaan yang dilakukan orang-orang Aries berlangsung cepat, sehingga kesan “ tak berbekas “ biasanya bercokol dalam benak lawan mainnya.



TAURUS

Orang yang dinaungi bintang ini senang menciptakan suatu keindahan. Inipun dialikasikan mereka dalam bercinta. Dimana percintaan mereka umumnya berlangsung berlahan, tidak tergesa-gesa, tenang dan penuh kemesraan. Tujuanya mereka ingin memberi kesan yang indah saat bercinta.



GEMINI

Orang-orang Gemini konon merupakan pribadi yang hangat dan ceria. Tak heran jika gaya bercinta mereka terkadang diselingi senyuman. Dia juga gemar melakukan sesuatu yang baru. Ini dilakukanya juga dalam bercinta. Tunggu saja kejutanya, sebab ia suka membuat kejutan.



CANCER

Lantaran warga Cancer memiliki sifat hati-hati, tak heran dalam bercinta mereka suka melakukanya dengan kelembutan. Selain itu, orang Cancer merupakan individu yang agak tertutup dan cenderung selalu ingin dilindungi, makanya mereka selalu menciptakan sasana hangat saat bercinta.



LEO

Gaya bercinta orang-orang yang dinaungi bintang berlambang singa ini terbilang liar. Apa pasalnya?, karena orang-orang Leo terkenal keras dan tegas. Egosentris kadang juga diidap oleh orang berbintang ini sehingga mereka cenderung senang ketika dipuji. Celakanya, mereka sulit memuji pasanganya, tapi ia adalah orang yang mampu memuaskan pasanganya.



VIRGO

Lantaran daya anlitis yang kuat, Virgo senang akan sesuatu yang sistematis. Begitu pula pada saat bercinta, karena ingin segala sesuatunya berjalan rapi, gaya yang dilakukanya pun cenderung lembut. Ia akan melakukanya tahap demi tahap hingga mencapai puncak kenikmatan.



SCORPIO

Percaya atau tidak, orang-orang yang berada dibawah naungan Scorpio nampaknya tidak begitu suka dengan bercinta. Makanya jangan heran kalau biasanya hubungan yang dijalin orang Scorpio terbilang garing.

SAGITARIUS

Berbahagialah yang mempunyai pasangan bintang ini, pasalnya, mereka mereka yang berbintang dengan lambing busur panah ini memiliki gaya bercinta yang mengejutkan dan spontan.



CAPRICORN

Ciuman-ciuman yang didaratkan oleh orang-orang berbintang Capricorn kabarnya sangat romantis. Bahkan saking romantisnya. Ciuman dan gaya bercinta ala mereka kerap menjadi obat pembunuh stress.



AQUARIUS

Sesuai dengan lambangnya air, warga Aquarius ternyata memiliki gaya bercinta yang unik dan serabutan. Salain itu pada saat percintaan berlangsung mereka umumnya cenderung membuka mata lebar-lebar.



PISCES

Dalam bercinta, mereka selalu menginginkan sesuatu yang sempurna. Perasaan yang kurang sensitif dan cenderung tidak peduli kadang juga diaplikasikan pada gaya bercintanya.

WARNA YANG SESUAI DENGAN TABIAT PRIA


Membaca karakter seseorang ternyata bisa dilihat hanya dengan melalui kesukaan orang tersebut pada warna-warna. Untuk wanita sekiranya hal ini bisa menjadi sedikit pedoman untuk mengetahui dan membaca sifat pria hanya dengan melihat pakaian yang dikenakanya.



1. Pria yang suka dengan warna biru, ros, lila, maka dia adalah seorang pria sejati. Inilah tipe suami idaman dan ayah yang bijaksana serta menyayangi anak-anaknya.
2. Pria yang suka dengan warna keabu-abuan(grijs) dan kecoklatan, maka pria ini menginginkan kasih sayang seorang istri, serta mendukung usahanya demi penghidupan.
3. Pria yang suka dengan warna hitam, menandakan tabiatnya yang suka kritis, akan tetapi mempunyai perasaan yang halus serta mempunyai sifat-sifat yang lucu. Terutama menginginkan seorang istri yang cantik dan tabiatnya lemah gemulai.
4. Pria yang suka dengan warna hijau, pria ini bertipe praktis serta sederhana dalam penghidupanya. Ia menginginkan seorang istrinya sahabat karib yang bisa mengimbangi kehidupannya.
5. Pria yang suka warna merah atau oranye, maka tabiat pria ini suka emosional dan pencemburu pada istrinya. Pria tipe ini juga gila dengan hormat.



Prediksi ini hanyalah karya manusia yang didasarkan dari pengamatan kebiasaan yang terjadi selama turun-temurun. Dan tentunya masih banyak kekurangannya. Kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT.

WARNA DASAR AURA




Untuk pertama kali setiap orang yang akan melihat aura biasanya akan terlihat warna yang muncul redup atau langsung akan timbul warna putih. Warna yang terlihat ini akan terlihat jelas pada bagian atas kepala kita, kira-kira kurang lebih 5 cm, dan pada bagian pundak baik disebelah kiri maupun sebelah kanan. Begitu anda berhasil melihat kabut penyelimut yang disebut aura, maka hanya tinggal waktu saja untuk dapat melihat warna-warna aura. Waktu tersebut mungkin akan hanya beberapa menit saja atau beberapa hari, antara 3-4 hari.

Warna-warna yang akan muncul dan terlihat butuh keyakinan dan kepercayaan pada diri sendiri. Apapun jenis warna yang dapat kita lihat, maka kita harus selalu bersyukur kepada Allah, karena hal tersebut menandakan kita telah diberikan kepercayaan oleh yang maha kuasa untuk dapat melihat aura dengan atas kekuatan- Nya.

Dari warna yang muncul akan cenderung didominasi oleh aura dan perlahan-lahan ukuran maupun intensitasnya akan mengalami perubahan. Warna yang mendominasi inilah yang disebut dengan warna latar. Warna latar ini berukuran lebar, mempunyai intensitas yang tinggi dan penampilanya yang nyaris memancar. Dan dengan mengetahui dari warna aura, anda dapat menyingkap kehidupan pada diri seseorang.

ARTI SERTA MAKNA WARNA AURA

MERAH
 Jika seseorang pancaran auranya berwarna merah berarti ia dipenuhi sifat kuasa dan ego untuk mencapai kesuksesan.
 Warna merah ini sering tertahan dimasa kecil, dimana dari lingkungan keluarganya dipaksa untuk menyesuaikan diri dengan cita-cita keluarga, sehingga tampak keruh dan berantakan.
 Setelah beranjak dewasa dan mampu hidup mandiri, auranya akan meluas dan ia akan mampu melakukan apa yang seharusnya ia lakukan.
 Orang yang mempunyai warna latar aura merah, sifatnya suka memrintah, bertanggung jawab dan mempunyai sifat pemimpin.
 Mempunyai sifat kasih sayang dan sikap hangat kepada sesame.
 Merah juga menandakan sifat berani.
 Sifat negative dari warna merah adalah penggugup.

JINGGA (Pink)
 Seseorang yang pancaran auranya berwarna jingga, maka ia mempunyai sifat kepedulian
 Mempunyai sifat alami kemampuan intuitif, bijaksana dan mudah bergaul
 Warna jingga mempunyai sifat sebagai juru damai, timbang rasa, praktis
 Sifat negatif warna jingga adalah, malas, tidak mampu dan tidak peduli

KUNING
 Seseorang yang pancaranya auranya berwarna kuning, mempunyai sifat yang antusias dan mengasyikan
 Berpikir dengan cepat dan menghibur orang lain
 Senang berkumpul, menikmati percakapan yang panjang
 Senang belajar tapi sifatnya hanya coba-coba sehingga pengetahuanya hanya sebatas kulitnya saja
 Warna kuning juga suka dengan gagasan dan berekspresi
 Sifat negative dari warna kuning adalah malu-malu dan suka berdusta

HIJAU
 Jika seseorang pancaran auranya berwarna hijau, maka ia mempunyai sifat sejuk dan damai dan ia juga berbakat untuk menjadi seorang penyembuh alami
 Sikapnya kooperatif, dapat dipercaya, dan murah hati
 Sifat hijau menyukai tantangan, bekerja tanpa kenal lelah, mudah dimintai tolong
 Sifat negatifnya bersifat kaku dalam memandang setiap persoalan

BIRU
 Seseorang yang pancaran auranya berwarna biru, orang tersebut secara alami mempunyai sifat positf dan antusias
 Warna biru biasanya berhati muda, tulus, jujur dan jika bertindak sesuai dengan pikirannya
 Mempunyai kebebasan, tidak suka dibatasi atau dilarang
 Menyukai perjalanan, menyaksikan tempat baru dan bertemu dengan orang-orang baru, bisa menutupi perasaan dan bisa menyimpan rahasia
 Sifat negatifnya kesulitan menyelesaikan tugas

NILA
 Sifatnya hangat, menyembuhkan dan mengasuh
 Senang memecahkan maslah, senang menolong
 Sifat negatifnya ketidakmampuan mengatakan “tidak” sehingga sering dimanfaatkan orang lain

UNGU
 Seseorang yang pancaran auranya berwarna ungu, maka ia menyukai kegiatan-kegiatan spiritual dan metafisika
 Sifat negatifnya merasa unggul dari yang lain
PERAK
 Mempunyai gagasan-gagasan besar, namun sebagian diantaranya tidak praktis
 Sering tidak mempunyai motivasi

EMAS
 mempunyai kemampuan menangani proyek-proyek dan mempunyai tanggung jawab dalam skala besar
 Mempunyai sifat kharismatik, pekerja keras, sabar
 Mencapai kesuksesan pada usia lanjut

MERAH JAMBU
 Mempunyai sifat yang tegas, keras kepala, cita-citanya tinggi dan mempunyai perencanaan
 Secara alami mereka mereka adalah orang-orang sederhana, tidak berlagak, senang menjalankan hidup dengan tenang

PUTIH
 Sifatnya tidak menonjolkan diri, sederhana, sangat manusiawi laksana orang-orang suci
 Tidak mempunyai sifat ego, lebih tertarik pada kesejahteraan orang lain
 Intuitif, bijaksana, idealis dan cinta damai

HITAM
 Bila seseorang pancaran auranya berwarna hitam, bisa diartikan orang tersebut diselubungi oleh kemisterian, karena orang ini sifatnya kadang terbuka dan kadang tertutup
 Warna hitam bisa diartikan mempunyai sifat yang tidak baik, culas artinya mempunyai maksud jelek terhadap oaring lain yang ditemuinya
 Jika warna hitam berkombinasi dengan warna merah, orang tersebut mempunyai sifat yang tidak baik dan jahat

RESEP OBAT UNTUK PENYAKIT KENCING BATU




Kencing batu adalah penyakit yang berbahaya, karena penderita penyakit ini merasa tersiksa menahan sakit saat buang air kecil. Dari pada pergi operasi kerumah sakit yang menelan biaya cukup tinngi alangkah baiknya anda mencuba resep tradisional ini, siapa tahu resep yang kami berikan dapat membantu anda mengatasi penyakit kencing batu yang anda derita. Berikut ini resep untuk mengobatinya…

Resep 1
• Ambil jagung muda sebanyak 100 gr, daun remujung 200 gr, murbei 150 gr, dan daun meniran sebanyak 100 gr. Semua ramuan tersebut direbus, kemudian airnya digunakan untuk diminum, minumlah ramuan tersebut sehari 1 kali.
• Lakukan pengobatan dengan meminum ramuan tersebut hingga beberapa minggu, setelah itu mudah-mudahan kencing akan kembali lancer.

Resep 2
• Sediakan daun gempur batu yang telah ditumbuk halus sebanyak 25 gr, lalu daun sendokan sebanyak 50 gr dan daun posor (graptopylium) sebanyak 25 gr. Ramuan ini direbus sampai airnya mendidih dan diminum bila telah dingin, lakukan setiap hari

Resep 3
• Ambil sebutir kelapa hijau dan sebutir telur ayam kampong. Lubangi bagian atas dari buah kelapa tersebut. Masukan telur ayam yang telah dikocok kedalam lubang kelapa tersebut.
• Setelah tercampur dengan rata barulah diminum. Gunakan resep ini setiap hari agar batu yang mengganggu saluran kencing menjadi hancur.

Resep 4
• Ambil 20 lembar daun kumis kucing, tumbuk dan peras hingga airnya bisa diambil sebanyak setengah gelas. Minumlah setiap pagi hari. Insya Allah dalam jangka waktu satu minggu sakit kencing batu sudah sembuh.

Resep 5
• Sediakan daun kaca beling yang telah ditumbuk halus sebanyak 25 gr, daun ngokilo sebanyak 25 gr, daun kumis kucing sebanyak 25 gr dan daun meniran yang dicabut dengan akaranya sebanyak 25 gr.
• Semua bahan tersebut direbus, setelah itu airnya diminum. Lakukan secara teratur setiap hari selama lima hari berturut-turut, kemudian hentikan 3-4 hari, setelah itu ulangi kembali seperti cara pertama.

Demikianlah resep tradisional untuk mengatasi penyakit kencing batu, pesan dari kami jagalah selalu kesehatan dengan memperbanyak minum air putih.

Keseimbangan ( balance )


Keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan kesetimbangan tubuh ketika di tempatkan di berbagai posisi.

Definisi menurut O’Sullivan, keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan pusat gravitasi pada bidang tumpu terutama ketika saat posisi tegak. Selain itu menurut Ann Thomson, keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan tubuh dalam posisi kesetimbangan maupun dalam keadaan statik atau dinamik, serta menggunakan aktivitas otot yang minimal.

Keseimbangan juga bisa diartikan sebagai kemampuan relatif untuk mengontrol pusat massa tubuh (center of mass) atau pusat gravitasi (center of gravity) terhadap bidang tumpu (base of support).

Keseimbangan melibatkan berbagai gerakan di setiap segmen tubuh dengan di dukung oleh sistem muskuloskleletal dan bidang tumpu. Kemampuan untuk menyeimbangkan massa tubuh dengan bidang tumpu akan membuat manusia mampu untuk beraktivitas secara efektif dan efisien.

Keseimbangan terbagi atas dua kelompok, yaitu keseimbangan statis : kemampuan tubuh untuk menjaga kesetimbangan pada posisi tetap (sewaktu berdiri dengan satu kaki, berdiri diatas papan keseimbangan); keseimbangan dinamis adalah kemampuan untuk mempertahankan kesetimbangan ketika bergerak.

Keseimbangan merupakan interaksi yang kompleks dari integrasi/interaksi sistem sensorik (vestibular, visual, dan somatosensorik termasuk proprioceptor) dan muskuloskeletal (otot, sendi, dan jar lunak lain) yang dimodifikasi/diatur dalam otak (kontrol motorik, sensorik, basal ganglia, cerebellum, area asosiasi) sebagai respon terhadap perubahan kondisi internal dan eksternal. Dipengaruhi juga oleh faktor lain seperti, usia, motivasi, kognisi, lingkungan, kelelahan, pengaruh obat dan pengalaman terdahulu.


Fisiologi Keseimbangan

Kemampuan tubuh untuk mempertahankan keseimbangan dan kestabilan postur oleh aktivitas motorik tidak dapat dipisahkan dari faktor lingkungan dan sistem regulasi yang berperan dalam pembentukan keseimbangan. Tujuan dari tubuh mempertahankan keseimbangan adalah : menyanggah tubuh melawan gravitasi dan faktor eksternal lain, untuk mempertahankan pusat massa tubuh agar seimbang dengan bidang tumpu, serta menstabilisasi bagian tubuh ketika bagian tubuh lain bergerak.

Komponen-komponen pengontrol keseimbangan adalah :


Sistem informasi sensoris

Sistem informasi sensoris meliputi visual, vestibular, dan somatosensoris.

a. Visual

Visual memegang peran penting dalam sistem sensoris. Cratty & Martin (1969) menyatakan bahwa keseimbangan akan terus berkembang sesuai umur, mata akan membantu agar tetap fokus pada titik utama untuk mempertahankan keseimbangan, dan sebagai monitor tubuh selama melakukan gerak statik atau dinamik. Penglihatan juga merupakan sumber utama informasi tentang lingkungan dan tempat kita berada, penglihatan memegang peran penting untuk mengidentifikasi dan mengatur jarak gerak sesuai lingkungan tempat kita berada. Penglihatan muncul ketika mata menerima sinar yang berasal dari obyek sesuai jarak pandang.

Dengan informasi visual, maka tubuh dapat menyesuaikan atau bereaksi terhadap perubahan bidang pada lingkungan aktivitas sehingga memberikan kerja otot yang sinergis untuk mempertahankan keseimbangan tubuh.

b. Sistem vestibular

Komponen vestibular merupakan sistem sensoris yang berfungsi penting dalam keseimbangan, kontrol kepala, dan gerak bola mata. Reseptor sensoris vestibular berada di dalam telinga. Reseptor pada sistem vestibular meliputi kanalis semisirkularis, utrikulus, serta sakulus. Reseptor dari sistem sensoris ini disebut dengan sistem labyrinthine. Sistem labyrinthine mendeteksi perubahan posisi kepala dan percepatan perubahan sudut. Melalui refleks vestibulo-occular, mereka mengontrol gerak mata, terutama ketika melihat obyek yang bergerak. Mereka meneruskan pesan melalui saraf kranialis VIII ke nukleus vestibular yang berlokasi di batang otak. Beberapa stimulus tidak menuju nukleus vestibular tetapi ke serebelum, formatio retikularis, thalamus dan korteks serebri.

Nukleus vestibular menerima masukan (input) dari reseptor labyrinth, retikular formasi, dan serebelum. Keluaran (output) dari nukleus vestibular menuju ke motor neuron melalui medula spinalis, terutama ke motor neuron yang menginervasi otot-otot proksimal, kumparan otot pada leher dan otot-otot punggung (otot-otot postural). Sistem vestibular bereaksi sangat cepat sehingga membantu mempertahankan keseimbangan tubuh dengan mengontrol otot-otot postural.

c. Somatosensoris

Sistem somatosensoris terdiri dari taktil atau proprioseptif serta persepsi-kognitif. Informasi propriosepsi disalurkan ke otak melalui kolumna dorsalis medula spinalis. Sebagian besar masukan (input) proprioseptif menuju serebelum, tetapi ada pula yang menuju ke korteks serebri melalui lemniskus medialis dan talamus.

Kesadaran akan posisi berbagai bagian tubuh dalam ruang sebagian bergantung pada impuls yang datang dari alat indra dalam dan sekitar sendi. Alat indra tersebut adalah ujung-ujung saraf yang beradaptasi lambat di sinovia dan ligamentum. Impuls dari alat indra ini dari reseptor raba di kulit dan jaringan lain , serta otot di proses di korteks menjadi kesadaran akan posisi tubuh dalam ruang.


Respon otot-otot postural yang sinergis (Postural muscles response synergies)

Respon otot-otot postural yang sinergis mengarah pada waktu dan jarak dari aktivitas kelompok otot yang diperlukan untuk mempertahankan keseimbangan dan kontrol postur. Beberapa kelompok otot baik pada ekstremitas atas maupun bawah berfungsi mempertahankan postur saat berdiri tegak serta mengatur keseimbangan tubuh dalam berbagai gerakan. Keseimbangan pada tubuh dalam berbagai posisi hanya akan dimungkinkan jika respon dari otot-otot postural bekerja secara sinergi sebagai reaksi dari perubahan posisi, titik tumpu, gaya gravitasi, dan aligment tubuh.

Kerja otot yang sinergi berarti bahwa adanya respon yang tepat (kecepatan dan kekuatan) suatu otot terhadap otot yang lainnya dalam melakukan fungsi gerak tertentu.


Kekuatan otot (Muscle Strength)

Kekuatan otot umumnya diperlukan dalam melakukan aktivitas. Semua gerakan yang dihasilkan merupakan hasil dari adanya peningkatan tegangan otot sebagai respon motorik.

Kekuatan otot dapat digambarkan sebagai kemampuan otot menahan beban baik berupa beban eksternal (eksternal force) maupun beban internal (internal force). Kekuatan otot sangat berhubungan dengan sistem neuromuskuler yaitu seberapa besar kemampuan sistem saraf mengaktifasi otot untuk melakukan kontraksi. Sehingga semakin banyak serabut otot yang teraktifasi, maka semakin besar pula kekuatan yang dihasilkan otot tersebut.

Kekuatan otot dari kaki, lutut serta pinggul harus adekuat untuk mempertahankan keseimbangan tubuh saat adanya gaya dari luar. Kekuatan otot tersebut berhubungan langsung dengan kemampuan otot untuk melawan gaya garvitasi serta beban eksternal lainnya yang secara terus menerus mempengaruhi posisi tubuh.

Adaptive systems

Kemampuan adaptasi akan memodifikasi input sensoris dan keluaran motorik (output) ketika terjadi perubahan tempat sesuai dengan karakteristik lingkungan.

Lingkup gerak sendi (Joint range of motion)

Kemampuan sendi untuk membantu gerak tubuh dan mengarahkan gerakan terutama saat gerakan yang memerlukan keseimbangan yang tinggi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi keseimbangan

1) Pusat gravitasi (Center of Gravity-COG)

Pusat gravitasi terdapat pada semua obyek, pada benda, pusat gravitasi terletak tepat di tengah benda tersebut. Pusat gravitasi adalah titik utama pada tubuh yang akan mendistribusikan massa tubuh secara merata. Bila tubuh selalu ditopang oleh titik ini, maka tubuh dalam keadaan seimbang. Pada manusia, pusat gravitasi berpindah sesuai dengan arah atau perubahan berat. Pusat gravitasi manusia ketika berdiri tegak adalah tepat di atas pinggang diantara depan dan belakang vertebra sakrum ke dua.

Derajat stabilitas tubuh dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu : ketinggian dari titik pusat gravitasi dengan bidang tumpu, ukuran bidang tumpu, lokasi garis gravitasi dengan bidang tumpu, serta berat badan.

2) Garis gravitasi (Line of Gravity-LOG)

Garis gravitasi merupakan garis imajiner yang berada vertikal melalui pusat gravitasi dengan pusat bumi. Hubungan antara garis gravitasi, pusat gravitasi dengan bidang tumpu adalah menentukan derajat stabilitas tubuh.

3) Bidang tumpu (Base of Support-BOS)

Bidang tumpu merupakan bagian dari tubuh yang berhubungan dengan permukaan tumpuan. Ketika garis gravitasi tepat berada di bidang tumpu, tubuh dalam keadaan seimbang. Stabilitas yang baik terbentuk dari luasnya area bidang tumpu. Semakin besar bidang tumpu, semakin tinggi stabilitas. Misalnya berdiri dengan kedua kaki akan lebih stabil dibanding berdiri dengan satu kaki. Semakin dekat bidang tumpu dengan pusat gravitasi, maka stabilitas tubuh makin tinggi.

Keseimbangan Berdiri

Pada posisi berdiri seimbang, susunan saraf pusat berfungsi untuk menjaga pusat massa tubuh (center of body mass) dalam keadaan stabil dengan batas bidang tumpu tidak berubah kecuali tubuh membentuk batas bidang tumpu lain (misalnya : melangkah). Pengontrol keseimbangan pada tubuh manusia terdiri dari tiga komponen penting, yaitu sistem informasi sensorik (visual, vestibular dan somatosensoris), central processing dan efektor.

Pada sistem informasi, visual berperan dalam contras sensitifity (membedakan pola dan bayangan) dan membedakan jarak. Selain itu masukan (input) visual berfungsi sebagai kontrol keseimbangan, pemberi informasi, serta memprediksi datangnya gangguan. Bagian vestibular berfungsi sebagai pemberi informasi gerakan dan posisi kepala ke susunan saraf pusat untuk respon sikap dan memberi keputusan tentang perbedaan gambaran visual dan gerak yang sebenarnya. Masukan (input) proprioseptor pada sendi, tendon dan otot dari kulit di telapak kaki juga merupakan hal penting untuk mengatur keseimbangan saat berdiri static maupun dinamik

Central processing berfungsi untuk memetakan lokasi titik gravitasi, menata respon sikap, serta mengorganisasikan respon dengan sensorimotor. Selain itu, efektor berfungsi sebagai perangkat biomekanik untuk merealisasikan renspon yang telah terprogram si pusat, yang terdiri dari unsur lingkup gerak sendi, kekuatan otot, alignment sikap, serta stamina.

Postur adalah posisi atau sikap tubuh. Tubuh dapat membentuk banyak postur yang memungkinkan tubuh dalam posisi yang nyaman selama mungkin. Pada saat berdiri tegak, hanya terdapat gerakan kecil yang muncul dari tubuh, yang biasa di sebut dengan ayunan tubuh. Luas dan arah ayunan diukur dari permukaan tumpuan dengan menghitung gerakan yang menekan di bawah telapak kaki, yang di sebut pusat tekanan (center of pressure-COP). Jumlah ayunan tubuh ketika berdiri tegak di pengaruhi oleh faktor posisi kaki dan lebar dari bidang tumpu.

Posisi tubuh ketika berdiri dapat dilihat kesimetrisannya dengan : kaki selebar sendi pinggul, lengan di sisi tubuh, dan mata menatap ke depan. Walaupun posisi ini dapat dikatakan sebagai posisi yang paling nyaman, tetapi tidak dapat bertahan lama, karena seseorang akan segera berganti posisi untuk mencegah kelelahan.

Pentingnya KESEIMBANGAN


Makan adalah salah satu kebutuhan pokok, setiap orang membutuhkan makanan (termasuk minuman) untuk kelangsungan hidupnya. Makanan sangat beragam jenisnya, yang berbeda-beda dari bentuk, aroma dan rasanya. Manusiapun berbeda-beda selera dan kesukaannya. Makanan selain untuk kelangsungan hidup, dengan cita rasa kenikmatannya juga menjadi pemuas selera disamping sebagai pemenuhan kesehatan.

Makanan yang baik adalah makanan yang bercita rasa tinggi sesuai selera dan dapat memenuhi kebutuhan kesehatan dengan menjamin tersedianya zat-zat yang diperlukan tubuh serta ekonomis. Tentunya untuk mendapatkan suatu masakan yang baik itu harus ada resepnya dimana yang terpenting dari semua itu adalah adanya suatu keseimbangan yang terkontrol dengan baik sehingga bisa mendapatkan hasil yang terbaik.

Dalam dunia kedokteran ada semacam pepatah yang mengatakan "Obat adalah racun", yang mana maksudnya adalah jika seseorang sakit (dalam pengertian adanya ketidak seimbangan zat dalam tubuhnya) maka orang tersebut dapat diobati dengan pemberian zat tertentu dalam jumlah tertentu (dosis) dengan maksud mengupayakan terciptanya kembali keseimbangan tersebut.

Ketidak seimbangan pada orang yang sakit (secara normal) itu bisa karena kekurangan atau kelebihan zat tertentu yang mengakibatkan kelainan atau terganggunya metabolisme tubuh. Pemberian zat (obat) haruslah tepat dan terukur, karena diluar batas-batas tertentu justru dapat dikatakan pemberian zat (racun) itu akan berbahaya karena justru memperparah ketidakseimbangan yang ada.

Seperti kita ketahui bahwa air sangat penting bagi kehidupan manusia, tetapi bagi sebagian yang tinggal di kota-kota besar, air (yang sehat) sekarang sudah semakin sulit didapatkan sehingga kini bahkan harus dibeli. Ya, memang air sekarang sudah mahal karena kini kita harus membayar pada manusia yang memproduksinya, menggantikan pekerjaan alam. Semua itu adalah harga yang harus kita bayarkan untuk pekerjaan-pekerjaan manusia dalam rangka meninggikan harkat kehidupannya, walaupun berbuntut panjang mengganggu siklus alam dan akhirnya mengganggu keseimbangan alam. Manusia itu memang kadang berbuat tanpa sadar akan akibat dari semua perbuatannya yang pada akhirnya lebih banyak menimbulkan kesusahan pada manusia sendiri.

Dari contoh-contoh kecil diatas dapat kita ketahui begitu penting adanya keseimbangan itu, baik secara mikro maupun makro. Jika misalnya kita ditanyakan "Bagaimana hidup yang seimbang itu?" Maka masing-masing dari kita semua mungkin bisa memberikan jawabannya, tetapi tentu saja jawaban dari semuanya akan berbeda karena biasanya kita memberikan pendapat sesuai dengan pandangan kita.

Mendengar kata "seimbang", maka pada umumnya terlintas dalam benak kita ada dua hal atau keadaan yang dalam posisi sama kuat. Keseimbangan dalam suatu pembahasan sempit yang specific, terasa seperti membicarakan "keadilan", ini disebabkan karena memang keadilan itu adalah bagian dari keseimbangan itu secara utuh.

Didalam ajaran Tao () pun "keseimbangan" menduduki salah satu posisi tertinggi diantara kaidah-kaidah yang ada. Yang dimaksud "keseimbangan" disini dalam banyak kasus justru tidak sekedar memperlihatkan adanya perimbangan dari dua hal saja. Keseimbangan dalam Tao memiliki arti yang demikian dalam dan luas, berkaitan erat dengan konsep "kealamiahan".

Keseimbangan yang dimaksud dalam Tao () itu hampir dapat dikatakan bukanlah atau tidak mendekati sama sekali persamaan-persamaan perhitungan matematis yang menunjukkan bilangan-bilangan dan formulasi yang baku dan tetap, tetapi lebih mendekati suatu proses management yang mengatur penempatan masing-masing di posisi dan waktu yang tepat serta fungsinya untuk kelangsungan keseluruhannya. Keseimbangan dalam pandangan imaginasi dapat dibayangkan bagaikan suatu kekuatan-kekuatan dari segala unsur yang dalam interaksinya yang begitu komplekspun tetap mengikuti suatu hukum keteraturan yang harmonis. Keberadaan keseimbangan itu sendiri secara makro maupun mikro selalu berkembang dan berubah dengan caranya yang sangat unik.

Keseimbangan pada tingkat tertinggi berada dan meliputi alam semesta ini secara keseluruhan, dan secara mutlak juga menguasai sampai pada segmen-segmen yang lebih kecil bahkan yang terkecilpun. Dalam kehidupan dunia sehari-haripun kita tidak pernah luput dari kekuatan keseimbangan. Sampai pada tingkat tertentu yang masih berskala sangat mikro, manusia memang dianggap mempunyai sedikit peranan dalam memperngaruhi keadaan kondisi alam lingkungannya. Akan tetapi semua upaya manusia itu tidak dapat bertahan atau luput sama sekali terhadap koreksi yang dilakukan oleh keseimbangan alam semesta ini, kecuali jika manusia bisa mengikuti iramanya.

Karena keseimbangan pada tingkat alam semesta itu menerapkan suatu hukum "keseimbangan" yang universal. Oleh sebab itu maka semua ketidak seimbangan yang bersifat mikro atau bahkan yang makro sekalipun akan terkoreksi dengan sendirinya oleh hukum keseimbangan yang universal tersebut tanpa memperdulikan proses penyeimbangannya, yang secara pandangan manusia justru dirasakan sebagai suatu kekacauan (ketidakseimbangan) tanpa menyadari bahwa pemicu segalanya itu adalah manusia sendiri.

Kekuatan keseimbangan, dalam proses penyeimbangannya jika ada suatu gejala yang mengarah ke keadaan tidak seimbang tidak pernah pandang bulu (karena inilah keadilan yang hakiki) mengkoreksi sebesar apapun dalam upaya mengembalikan keseimbangan itu, tetapi tentunya ini semua berjalan secara alamiah, jika terkadang kekuatan keseimbangan itu seakan tidak bereaksi dalam keberadaannya itu adalah karena ia menggunakan kekuatan waktu dalam proses eliminasi ketidak seimbangan yang ada.

Baiklah, untuk yang selanjutnya adalah yang lebih realistis kita berbicara mengenai konsep keseimbangan itu dalam konteks yang lebih praktis dan lebih mengarah ke penerapannya bagi kita sebagai Tao Yu ( ). Karena penerapannya yang juga demikian luas maka konsep keseimbangan praktis akan dibahas secara umum saja dan lebih banyak mengarah pada fungsi dan peranan sosial kita, dimulai dari skala terkecil yaitu diri kita sendiri.


Keseimbangan diri

Sosok kita sebagai individu bagaimanapun juga adanya, tentu saja harus kita anggap sebagai suatu yang sangat berharga, dan harus bisa terus kita kembangkan menuju kesempurnaan yakni dengan jalan Siu Tao ( ). Nah dalam proses Siu Tao ( ) yang mencakup jiwa dan raga, keseimbangan sangat diperlukan agar semua unsur yang ada dalam proses tersebut tidak berdiri sendiri-sendiri, sebaliknya justru harus bisa menjadi suatu kesatuan yang saling mengisi menjadikan kita sebagai manusia yang seutuhnya.

Berbicara segala hal termasuk keseimbangan, maka semuanya haruslah dimulai dari diri kita sendiri sebelum dapat menginjak dan meningkat pada lingkungan yang lebih luas. Karena proses keseimbangan yang lebih luas otomatis terbentuk secara alamiah jika bermodalkan keseimbangan dari dalam masing-masing individu yang ada.


Keseimbangan dalam keluarga

Sebagai individu tentunya kita semua juga menjadi salah satu anggota dari kelompok sosial yang terkecil yaitu keluarga. Di dalam keluarga ini kita masing-masing mempunyai kedudukan / posisi sendiri-sendiri. Pada umumnya seorang dalam kapasitasnya menjadi anggota keluarga mempunyai lebih dari satu kedudukan / posisi misalnya: seorang ayah sebagai kepala keluarga sekaligus adalah suami dari istrinya, kakak bagi adiknya, dll. Dalam kapasitas usaha menjadi seorang individu seutuhnya, tentu saja kita sebagai seorang Tao Yu ( ) juga diharapkan dapat menjalankan semua predikat yang disandang itu dengan seimbang.

Terutama di kota besar, banyak sekali terjadi pergeseran sosial yang disebabkan perubahan pola hidup keluarga. Kesibukan semua anggota keluarga dalam urusannya masing-masing menyebabkan melemahnya ikatan kekeluargaan antara mereka, faktor materi (uang) perlahan menggeser semua faktor yang ada dalam hubungan tersebut.

Seperti kita ketahui dijaman sekarang ini faktor materi memang cenderung kuat, tetapi sebagai Tao Yu ( ) yang bijak kita harus bisa memahami serta menempatkannya secara benar dan proposional. Hal penting lainnya adalah pembagian perhatian, pengaturan waktu dan kegiatan yang seimbang dalam keluarga sesuai posisi masing-masing. Dengan berpatokan pada keseimbangan, diharapkan pula kita akan mendapatkan atau mewujudkan keluarga yang harmonis.


Keseimbangan dalam masyarakat

Satu hal yang juga hampir boleh dikatakan tidak dapat lepas dari diri kita adalah kenyataan bahwa kita juga menjadi bagian dari suatu kelompok kemasyarakatan dimanapun lingkungan kita berada, otomatis semua orang mempunyai fungsi dan peran sosialnya masing-masing dalam struktur kemasyarakatan tersebut, walau sekecil apapun peranan tersebut. Kehidupan masyarakat yang seimbang dapat dibayangkan sebagai kehidupan masyarakat yang tumbuh secara bebas dan positif, penuh dengan variasi dan dinamikanya dalam suatu keteraturan uang serasi dan harmonis.

Kondisi ini bisa tercapai atas kontribusi dari semua eleven yang ada, sesuai dengan porsinya masing-masing secara seimbang. Jadi karena kita semua juga menginginkan kehidupan masyarakat yang seimbang tersebut maka sudah selayaknya kita semua harus ikut berperan sesuai dengan peran kita.

Masih banyak hal dan permasalahan yang dapat dibahas berkaitan dengan keseimbangan, tulisan ini hanyalah mencoba membahas secara singkat saja.

Pokok pikiran yang disampaikan adalah: "Keseimbangan itu penting".