Kamis, 12 Mei 2011

MAKNA BENDERA DJIMODJI



Warna Bendera Djimodji sangat erat hubungannya dengan tujuan didirikannya Seni Pencak Djimodji, yaitu Taqwa dan Hidup S3. Djimodji membentuk dan mengembalikan pribadi DIRI seseorang pada DIRInya sendiri, agar DIRI mereka benar-benar hidup dan sesuai dengan terciptanya manusia dimuka bumi ini sebagai Khalifah atas kehendak Sang Pencipta.



Warna Bendera Djimodji juga melambangkan Darah kita, sebagaimana 4 anasir atau empat unsur penyusun tubuh manusia, dan empat unsur penyusun alam semesta.



Manusia adalah lambang dari alam yang kecil (mikrokosmos) dan alam semesta sebagai lambang alam yang besar (makrokosmos).



Keempat anasir itu adalah:



1. Warna / Darah Merah sebagai lambang semangat manusia juga amarahnya manusia

2. Warna / Darah Kuning sebagai lambang karunia, harta benda dan kejayaan manusia.

3. Warna / Darah Putih sebagai lambang kemuliaan, kejujuran, kefitrahan manusia.

4. Warna / Darah Hitam sebagai lambang kesabaran, kekuatan, keabadian manusia.



Adapun di alam semesta ada empat unsur yaitu : merah sebagai lambang api, kuning sebagai lambang angin, putih sebagai lambang air dan hitam sebagai lambang tanah/bumi.



Semua unsur diatas bisa menjadi baik dan bisa menjadi buruk tergantung perilaku manusia itu sendiri. Segala nafsu dalam ajaran islam dikenal dengan istilah empat nafsu yaitu aluamah, supiyah, amarah, mutmainah.



Keberadaan nafsu tersebut bisa melalui panca indra kita, dan kekompakan dari keempat nafsu tersebut menghasilkan konsentrasi menjadi manusia yang sempurna..



Semoga dengan 4 warna Bendera Seni Pencak Djimodji, kita akan dapat lebih mendekati kesempurnaan hidup.



Amien Ya Robbal 'Alamin





Salam DJIMODJI

Rabu, 11 Mei 2011

Kedekatan Dengan Gusti Allah


Kedekatan Dengan Gusti Allah
Setiap manusia selalu memiliki keinginan untuk mendekatkan diri pada GUSTI ALLAH sebagai Sang Khalik. Tetapi niat untuk mendekatkan diri tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak sekali godaan yang membuat upaya dan niat manusia untuk mendekatkan diri pada GUSTI ALLAH terhalang. Mengapa?

Penghalang terbesar dari diri manusia untuk mendekatkan diri pada GUSTI ALLAH itu adalah berasal dari dalam diri manusia itu sendiri. Salah satu yang penghalang terbesar adalah nafsunya yang memang sudah disetir oleh syetan. Maka tidak heran, jika kita senantiasa meminta perlindungan dan pengayoman dari GUSTI ALLAH untuk menapaki jalan yang lurus, jalan orang-orang yang dirihai dan bukannya jalan orang-orang yang sesat, seperti ayat-ayat dalam surat Al Fatihah dalam Al Qur'an.

Syetan yang menguasai nafsu manusia akan berupaya untuk senantiasa menyesatkan jalan kita sehingga kita tidak bisa mendekatkan diri pada GUSTI ALLAH. Apalagi bagi para pelaku spiritual, godaan tersebut akan semakin besar. Bagi para pelaku spiritual yang ingin mendekatkan diri pada GUSTI ALLAH akan digoda dengan beraneka bonus-bonus dan aneka kemampuan ghaib yang muncul dalam diri mereka.

Contohnya, seperti terlihat pada gambar di atas. Upaya untuk mendekatkan diri pada GUSTI ALLAH bagi para pelaku spiritual umumnya akan terhalang dengan adanya bonus seperti mampu menyembuhkan orang sakit/mengatasi beraneka macam masalah orang lain. Kalau si pelaku spiritual sudah merasa terpikat dengan bonus tersebut dan menjadikan kemampuannya itu untuk mencari nafkah, maka ia hanya akan mendapatkan hal itu saja dan tidak akan pernah dekat pada GUSTI ALLAH.

Contoh bonus yang kedua adalah kebal dari senjata tajam/api. Tentu saja, para pendaki spiritual jika terpikat dengan bonus tersebut, ya itu saja yang akan diterimanya. Ia juga tidak akan bisa mendekatkan diri pada GUSTI ALLAH. Pasalnya, ia sudah merasa puas mendapatkan kemampuan kebal dari senjata tajam/api.

Contoh bonus yang ketiga adalah mampu untuk ngrogo sukmo (melepaskan sukma dari jasadnya). Inipun merupakan godaan. Jika para pendaki spiritual tidak pandai-pandai menghindari ketertarikan pada bonus tersebut, maka ia pun juga tidak akan pernah bisa dekat dengan GUSTI ALLAH. Dan ia akan menguasai kemampuan untuk menyembuhkan orang sakit, kebal senjata dan ngrogo sukmo saja.

Contoh bonus yang keempat adalah Waskito (tahu yang bakal terjadi). Inipun bonus yang merupakan godaan bagi para pendaki spiritual untuk mendekatkan diri pada GUSTI ALLAH. Hendaknya para pendaki spiritual tidak merasa bangga dan puas dengan hal itu.

Langkah yang baik bagi para pendaki spiritual adalah mengabaikan berbagai macam bonus tersebut. Artinya, setelah menerima bonus tersebut, hendaknya para pendaki spiritual tetap ingat pada tujuan awal yakni mendekatkan diri pada GUSTI ALLAH. Kenapa begitu?

Karena jika kita terus berupaya untuk tetap ingat tujuan kita untuk mendekatkan diri pada GUSTI ALLAH, maka beraneka macam bonus tersebut akan dengan mudahnya kita dapatkan. Apa dalilnya? Dalilnya adalah dari Al Qur'an yang berbunyi "...Barang siapa yang dekat kepadaKU, maka akan AKU cukupi semua kebutuhannya. MATAKU menjadi matanya, TANGANKU menjadi tangannya...." Oleh karena itu, selalu dekat dengan GUSTI ALLAH adalah merupakan keberadaan yang terindah bagi manusia.
Belajar dari Sastra Jendra Hayuningrat

Bagi orang yang belajar kawruh Kejawen, tentu sudah tidak asing lagi dengan kata-kata Sastra Jendra Hayuningrat. Meskipun banyak yang sudah mendengar kata-kata tersebut, tetapi jarang ada yang mengetahui apa makna sebenarnya. Menurut Ronggo Warsito, sastra jendra hayuningrat adalah jalan atau cara untuk mencapai kesempurnaan hidup. Apabila semua orang di dunia ini melakukannya, maka bumi akan sejahtera.

Nama lain dari sastra jendra hayuningrat adalah sastra cetha yang berarti sastra tanpa papan dan tanpa tulis. Walaupun tanpa papan dan tulis, tetapi maknanya sangat terang dan bisa digunakan sebagai serat paugeraning gesang.

Ada 7 macam tahapan bertapa yang harus dilalui untuk mencapai hal itu.

1. Tapa Jasad: Tapa jasad adalah mengendalikan atau menghentikan gerak tubuh dan gerak fisik. Lakunya tidak dendam dan sakit hati. Semua yang terjadi pada diri kita diterima dengan legowo dan tabah.

2. Tapa Budhi: Tapa Budhi memiliki arti menghilangkan segala perbuatan diri yang hina, seperti halnya tidak jujur kepada orang lain.

3. Tapa Hawa Nafsu: Tapa Hawa Nafsu adalah mengendalikan nafsu atau sifat angkara murka yang muncul dari diri pribadi kita. Lakunya adalah senantiasa sabar dan berusaha mensucikan diri,mudah memberi maaf dan taat pada GUSTI ALLAH kang moho suci.

4. Tapa Cipta: Tapa Cipta berarti Cipta/otak kita diam dan memperhatikan perasaan secara sungguh-sungguh atau dalam bahasa Jawanya ngesti surasaning raos ati. Berusaha untuk menuju heneng-meneng-khusyuk-tumakninah, sehingga tidak mudah diombang-ambingkan siapapun dan selalu heningatau waspada agar senantiasa mampu memusatkan pikiran pada GUSTI ALLAH semata.

5. Tapa Sukma: Dalam tahapan ini kita terfokus pada ketenangan jiwa. Lakunya adalah ikhlas dan memperluas rasa kedermawanan dengan senantiasa eling pada fakir miskin dan memberikan sedekah secara ikhlas tanpa pamrih.

6. Tapa Cahya: Ini merupakan tahapan tapa yang lebih dalam lagi. Prinsipnya tapa pada tataran ini adalah senantiasa eling, awas dan waspada sehingga kita akan menjadi orang yang waskitha (tahu apa yang bakal terjadi).

Tentu saja semua ilmu yang kita dapatkan itu bukan dari diri kita pribadi, melainkan dari GUSTI ALLAH. Semua ilmu tersebut merupakan 'titipan', sama dengan nyawa kita yang sewaktu-waktu bisa diambil GUSTI ALLAH sebagai si EMPUNYA dari segalanya. Jadi tidak seharusnya kita merasa sombong dengan ilmu yang sudah dititipkan GUSTI ALLAH kepada kita.



Semoga Bermanfaat
Salam Djimodji

Semedi, Dzikir Dan Meditasi

Barangkali kita semua tidaklah merasa asing mendengar judul yang saya buat diatas, namun sejenak saya hanya ingin mencoba memberikan penjabaran berdasarkan pengalaman yang saya miliki. Apa sih sebenarnya tujuan Meditasi atau Kontemplasi itu yang sesungguhnya…??. Meditasi bisa disamakan dengan ZIKIR, malahan dalam istilah Jawa hal ini biasanya disebut dengan “ manekung “ yang berasal dari kata “ tekung “ yang bermakna sebagai sikap yang “ tunduk “ atau menundukkan diri. Dalam khazanah pendaki Spiritual ( sufisme ) zikir berarti secara terus-menerus menyebut kata-kata tertentu secara berulang-ulang. Biasanya berupa kata “ pujian “ terhadap Tuhan Hyang Moho Tunggal yang pada intinya zikir adalah sebagai formula untuk mengingat –ingat akan keberadaan Tuhan. Dalam praktiknya zikir berupa aktifitas menuangi pikiran dan hati dengan nama atau pujian terhadap Tuhan. Atau menuangkan “ Asma “ Tuhan ke dalam hati dan pikiran sehingga tak ada nama lain dalam hati dan pikiran tadi selain Asma-Nya.
Lalu apa yang disebut dengan Meditasi..??. Meditasi adalah MERENUNGKAN atau MERESAPKAN dan bisa juga bermakna PIKIRAN yang amat DALAM yang bertujuan untuk mencapai KESADARAN DIRI dan untuk mencapai OBYEK SPIRITUAL, guna menjadi manusia-manusia yang TERCERAHKAN. Sehingga dalam prakteknya dalam kehidupan bermasyarakat diharapkan bisa menjadi manusia yang penuh KEARIFAN, BIJAK dan KASIH SAYANG terhadap sesama makhluk dalam segala tindakan dan perbuatannya.
Kang sinedyo tineken Hyang Widi… ( Yang diinginkan dikabulkan oleh Tuhan )
Kang kinasara dumadakan keno… ( Yang dikehendaki tiba-tiba didapat )
Tur sisihan Pangerane… ( dan dikasihi oleh Tuhan )
Nadyan tan weruh iku… ( Meskipun dirinya tidak tahu )
Lamun nedyo muja semedi… ( Akan tetapi ketika dia hendak melakukan semedi )
Sesaji neng segoro… ( Dia memberikan sesajian di Samudera/ Hati/Qalbu )
Dadya ngumbaraku… ( Jadilah pengembaraan itu )
Dumadi sariro tunggal… ( Untuk menjadi SATU DIRI )
Tunggal jati swara aowr ing Hartati… ( Satu kesejatian suara yg ada dalam QALBU )
Kang aran Sekar Jempina… ( Itulah yang disebut Bunga Jempina )
Yah..yah..orang yang dijaga oleh Tuhan sudah tentu semua kehendak akan dikabulkan-Nya. Yang dijaga oleh Tuhan adalah orang-orang yang dapat mengendalikan “ daya nafsu “ yang ada dalam dirinya. Daya nafsu tersebut hanya dikendalikan saja bukan untuk dibasmi…!!. Membasmi daya nafsu sama dengan menyalahi KODRAD manusia itu sendiri.
Daya dorong kearah positif dan negatif harus, diselaraskan, diharmoniskan dan selalu dijaga keseimbangannya. Jika daya nafsu bisa kita kendalikan dengan baik, itu sama artinya kita telah bergerak untuk menyatukan DIRI dengan Tuhan Hyang Moho Tunggal. Menyatukan yang saya maksudkan bukanlah dalam pengertian menyatunya Dzat manusia dengan Dzat Tuhan loh…??. Bukan demikian..!! Manusia tidak perlu menyatukan DIRINYA dengan Dzat Tuhan, karena Tuhan keberadaan-Nya sudah meliputi segala sesuatu. Yang perlu disatukan itu adalah “ Sifat, Asma dan Af’al “ manusia, agar selaras dengan sifat, asma dan af’al Tuhan yang telah diberikan kepada semua manusia sebagai KODRAD dan IRODAD yang sudah ada dalam diri setiap manusia. Jadi tugas manusia hanyalah “ MENYELARASKAN, MENYERASIKAN “ dengan Kodrad dan Irodad Tuhan.
Untuk bisa menyatukan diri dengan Tuhan, manusia dalam berbagai cara melakukan diantaranya adalah dengan cara MEDITASI, KONTEMPLASI yang dalam hal ini manusia harus bisa menyatukan segenap PERASAAN dan PIKIRAN dengan nafasnya dalam bermeditasi. Puncak dari adanya penyatuan ini biasanya dalam ukuran minim yang bisa terasa adalah timbulnya “ ketenangan Jiwa “ dan tentramnya Qalbu. Ya..ya.. hanya dengan “ mengingat “ Tuhan lah qalbu / hati bisa menjadi tenang ( QS. Ar-Ra’d . 28 )
Meditasi, Kontemplasi, Dzikir hanyalah sarana dan cara untuk meningkatkan kesempurnaan SPIRITUAL. Dalam hal ini saya membagi dalam 3 ( tiga ) tahapan yang harus dilakukan dalam bermeditasi, kontemplasi, dzikir :

Pertama,
Bagi kita yang hendak melakukan meditasi, dzikir dan kontemplasi harus dapat melakukan dalam khazanah Jawa disebut “ sesaji ing segoro “ yaitu mengutamakan peranan QALBU, HATI atau NURANI. Kita harus bisa mengendalikan Hati sehingga pengembaraan dari sang Perasaan, Pikiran dan daya Nafsu benar-benar menyatu dalam suatu kehendak yang kuat untuk “ mengeleminir “ dorongan hawa nafsu di dalam semedi ( meditasi ). Dalam PUJA SEMEDI itu bertujuan untuk MENGOSONGKAN HATI dari segala hal yang SELAIN Tuhan. Hasrat yang ada di dalam hati lenyap, pikiran telah diam tak mengembara lagi, senyap dari segala ILUSI…!! Suara nafas kini sudah tak terdengar lagi, suara Batin tatkala kita melantunkan Dzikir pun telah hilang dan lenyap yang ada hanyalah CAHAYA KEHENINGAN.
Dalam kondisi demikian hanya SUARA ( Qalam ) Illahi yang bisa masuk dan terekam.
He..he…halah..halah….jangan-jangan itu suara SYETAN terkutuk yang sengaja menggoda kita…? Jangan-jangan itu suara IBLIS yang menyelinap di dalam Hati kita…?? begitu bisikan keragu-raguan yang biasanya ada di dalam benak kita.
Syetan, Iblis atau apaun namanya TIDAK BAKALAN bisa masuk ke dalam rumah Tuhan ( QALBU ), rumah yang telah dibersihkan dari segala kotoran daya-daya nafsu. Bukankah perasaan dalam bermeditasi tadi telah SIRNA..?? Segala perasaan IRI, DENGKI, CEMBURU dan MARAH telah berubah menjadi KEHENINGAN…?? Hasrat hati dan BIRAHI telh sirna bahkan Angan-anganpun sudah tiada, tak ada lagi sarana dan wahana bagi si syetan dan Iblis untuk masuk dalam Hati ( QALBU ) yang sudah “ Hening dan Heneng “.
Kondisi meditasi, dzikir, kontemplasi yang sudah mencapai “ hening dan heneng “ ( diam dan jernih ) tanpa adanya usikan apapun inilah yang dinamakan oleh orang Jawa sebagai “ Sekar Jempina “ Sebuah keadaan yang Jem (tenang, tentram), pi ( sunyi, sepi, tersembunyi ), na ( diam dan berhenti ). Dengan demikian puncak daripada Semedi. Kontemplasi dan Dzikir adalah tercapainya kondisi yang Jempina.

Kedua
Semedi, dzikir, Meditasi atau Kontemplasi merupakan cara untuk membersihkan diri dari program lama yang masih melekat pada pita kaset kehidupan ini. Pita hidup ini harus diisi dengan program yang lebih baik tentunya. Program lama diisi dengan Dzikir ( mengingat ) dan program baru harus disikan ,melalui perbuatan “ Amal Shaleh “ berupa segala tindakan dan perbuatan yang bermanfaat, baik bagi diri kita maupun bagi orang lain dan lingkungannya. Dalam hidup ini semua kenangan pahit harus dikubur dalam-dalam. Selama Semedi, Meditasi, Dzikir atau Kontemplasi pita hidup harus dibersihkan dan dikosongkan agar QALAM Illahi yang tanpa suara dan kata-kata itu bisa terekam oleh KESADARAN DIRI. Selanjutnya akan bersemilah benih-benih CINTA KASIH dan KERINDUAN untuk berbuat KEBAJIKAN terhadap sesama. Secara lahiriah Kebajikan itu dibuktikan dengan “ Budi Pekerti “ yang Hanif, Arif dan Ma’ruf dalam bersosialisasi dengan kelompok masyarakat. Misalkan saja kita harus taat hukum ( aturan ) bagi siapa saja. Kesadaran Diri ( Sukma Jati, Diri Sejati, Sirr ) keberadaanya akan selalu berdampingan dengan yang namanya “ angan-angan dan keinginan “ karena angan-angan dan keinginan ini terbit dan keluar dari adanya RASA. Dalam hidup ini, angan-angan dan keinginan merupakan pasanga hidup dari Diri Sejati. Ia senantiasa mengikuti sang Diri, baik dalam kehidupan sekarang ini maupun nanti setelah mati. Angan-angan dan keinginan tak pernah sirna, Ia merupakan bagian dari pada hidup. Bukankah hidup tak pernah mati…?? Yang mengalami mati itu hanyalah Jasad badan kasar yang dikubur dalam tanah. Sukma Jati ( Diri sejati, Sirr ) tidak akan ikut mati Ia tetap “ Langgeng tan keno Owah- Gingsir ing kahanan jati “ Jika sudah menyelesaikan tugasnya sebagai Khalifah di bumi, yah..ia akan kembali kepada Hyang Moho Tunggal, kembali ke Hadirat-Nya di alam kedamaian Puncak..!!. Sebagaimana firman Tuhan bahwa “ segala yang berasal dari-Nya akan kembali kepada-Nya “ dan siapa yang bener-bener akan kembali ke Hadirat-Nya..?? QS. Al Fajr 27 – 30 telah menjawab dengan tegas. Hanya Jiwa yang tenang saja yang akan kembali ke Hadirat-Nya…!.
Bila angan-angan dan keinginan itu terus menerus dituruti, ia semakin lengket pada sang Sukma Jati dan sulit untuk bisa ditinggalkan. Meskipun Jasad badan kasar telah mati dan terkubur dalam tanah, namu ia akan terus melekat pada sang Sukma Jati. Jika dalam kehidupan di Bumi angan-angan dan keinginan ini telah menyesatkan manusia, maka setelah matinya Jasad badan kasr tadi sang Sukma Jati akan mengalami Kesesatan. Perilaku buruk merupakan produk dari angan-angan dan pikiran yang kotor. Pekerti yang buruk merupakan wujud dari keinginan yang tidak bener. Angan-angan, pikiran dan tingkah laku yang buruk melekat pada sang Sukma Jati. Dan, mungkinkah Sukma Jati, Diri Sejati, Sirr yang telah TERSESAT selama di dunia ini akan bisa kembali di Hadirat-Nya…??

Ketiga
Bila semedi, meditasi atau kontemplasi yang dilakukan benar-benar sempurna. Angan-angan, keinginan, pikiran dan ilusi telah lenyap, maka batin sang meditasi akan sentosa. Dia bebas dari segala macam gangguan batin. Kecemasan dan kekhawatiran juga lenyap. Tak ada lagi ketakutan dimana-mana sama saja yang ada hanyalah ketenangan dalam hidup. Di Kota dan di desa tiadalah berbeda hidup serasa merdeka. Karena sama-sama dalam perlindungan Gusti Hyang Moho Tunggal. Jika sudah demikian akan tumbuh dan berkembanglah sebuah sikap untuk “ Hamemayu Hayuning Bawono Langgeng “ terhadap Alam semesta ini. Jika ungkapan ini terwujud, maka tiada lagi petaka dan bencana. Jika bumi ini tetap terpelihara dan dijaga keseimbangannya, bumipun akan tumbuh dengan subur dan tentunya akan memberikan berkah dan kemakmuran bagi manusia. Manusi-manusianya akan hidup dalam ketentraman dan kesenangan. Pikiran jernih, keinginan hanya sebatas yang dibutuhkan oleh diri dan keluarga serta bangsa. Akhirnya sang Sukma Jati pun akan meninggi dalam keheningan yang menyelimuti sang pelaku semedi, dzikir, meditasi atau kontemplasi. Jiwanya akan selalu dalam kedamaian. Dengan demikian hidup di dunia dan akherat senantiasa dalam kesejahteraan ( khazanah ) dan akan dijauhkan oleh API BATINIAH yang menyala-nyala dan menjilat-njilat.



Semoga Bermanfaat
Salam Djimodji

Ilmu Hitam

Definisi -- Ilmu hitam adalah Cabang sihir yang berbeda dari yang lainnya. Karena ilmu hitam mempunyai komponen-komponen tertentu seperti mantra, benda, dan makhluk yang kebanyakan termasuk jenis yang berbahaya. Meskipun begitu, ilmu hitam sering dikaitkan oleh kejahatan, tetapi mempunyai keuntungan dan kerugian. Salah satunya ilmu hitam dapat dijadikan sebagai perlindungan dari lawan meskipun tingkat perlindungannya termasuk ilegal dan tidak dapat ditolerir.

Bagian-bagian Ilmu Hitam

1. BENDA ILMU HITAM

Ilmu hitam mempunyai benda-benda yang biasanya dimantrai dengan kutukan, atau benda-benda yang dapat membantu seorang penyihir berbuat kejahatan. Benda ini biasanya langka, terlarang dan banyak ditemukan di Knocturn Alley.
Contoh : Lilin Beracun, Kalung Kutukan, Tangan Kemuliaan

2. Ramuan Ilmu Hitam
Ramuan ini biasanya cukup rumit dalam pembuatannya, dan bahan-bahan yang diperlukan biasanya dari bahan-bahan langka. Namun tak sedikit ramuan dalam ilmu hitam yang dibuat secara mudah.
Contoh : Ramuan Polijus (Pengubah bentuk), Ramuan Cinta (Membuat orang jatuh cinta pada pembuatnya).

3. Makhluk-makhluk Ilmu Hitam
Makhluk-makhluk Ilmu hitam biasanya makhluk kuno yang jarang terlihat. Mereka memiliki pertahanan dan daya serang yang sangat berbahaya bagi penyihir. Makhluk ilmu hitam biasanya muncul sebagi pertanda buruk, seperti kematian, bencana, dan memunculkan rasa takut yang melumpuhkan bagi makhluk yang terkena efeknya. Meskipun demikian, banyak makhluk yang sudah cukup jinak dibawah pengawasan makhluk lain.
Contoh :

- Banshee : Merupakan seorang wanita yang mempunyai kulit pucat dan rambut panjang hingga ke lantai. Dalam beberapa cerita diantara para muggle. Banshee bisa muncul di rumah seseorang bila di tempat tersebut ada anggota keluarga yang akan mati. Banshee diibaratkan sebagai wanita pembawa kematian bahkan merupakan seorang pembawa pesan dari dunia lain.

- Boggart : Makhluk ini bisa berubah-ubah bentuk. Ia akan berubah bentuk menjadi makhluk yang paling ditakuti oleh kita. Makhluk ini paling suka ditempat yang gelap seperti di dalam lemari pakaian. Untuk mengusirnya bisa menggunakan mantra Riddikulus.

- Dementor : Makhluk penjaga penjara Azkaban. Panjangnya sekitar 2 sampai 3 meter, dan memakai kerudung hitam. Dementor sering kali memberi sebuah kecupan. Yang berarti kecupan tersebut bisa mengambil jiwa atau semua kesenangan yang ada pada orang tersebut. Seperti yang telah diketahui bahwa demetor bisa menyebabkan kesedihan dan hilangnya semua kegembiraan. Oleh karena itu untuk menghadapinya kita haruslah mempunyai kebahagiaan yang cukup kumudian di gabungkan dengan mantra Patronouns.

- Gryndillow : Makhluk air berwarna hijau pucat dan mempunyai kuku yang bisa mencekram kuat, namun mudah rapuh. Di Hogwarts sendiri makhluk ini terdapat di danau. Namun makhluk tersebut telah dilatih oleh para duyung sehingga para siswa tidak perlu khawatir. Hanya saja diluar sana makhluk ini sangat agresif dan berbahaya bagi para penyihir maupun para muggle.


- Kappa : Makhluk air ini sering tampak seperti seorang anak, meskipun tubuh mereka lebih menyerupai monyet atau kodok daripada manusia. Kappa menempati kolam-kolam dan sungai–sungai Jepang. Kappa adalah pembuat masalah yang nakal. Ejekan mereka mulai dari yang secara relative tidak berbahaya, seperti kentut dengan keras atau memperhatikan kimono perempuan, hingga yang lebih berbahaya, seperti mencuri tanaman, menculik anak-anak, atau memperkosa perempuan. Faktanya, anak-anak kecil adalah salah satu makanan favorit kappa yang rakus, meski mereka juga akan memakan yang dewasa juga.

- Vampire : Makhluk yang perawakannya mirip manusia tetapi mempunyai taring yang panjang. Menyukai darah manusia dan sering meminumnya lewat leher mereka. Beberapa cerita muggle tentang Vampire banyak sekali terdengar di sekitar Balkan dan Eropa utara. Makhluk ini tidak tahan pada sinar matahari dan juga bawang putih. Vampire juga tidak terlihat tubuhnya dari cermin.

- Werewolf : Merupakan manusia yang bila pada malam bulan purnama akan berubah menjadi srigala yang buas. Saat berubah ia akan hilang akal sehatnya sehingga yang ada hanyalah keinginannya untuk mencari mangsa. Penyihir atau muggle yang terkena gigitannya akan langsung menjadi seorang werewolf.

- Red caps : Mereka sering mendiami di bekas reruntuhan kastil yang terletak diantara Inggris dan Skotlandia. Red caps sering dikatakan pembunuh yang berpindah-pindah karena ia mendatangi rumah tempat mangsanya. Mereka mudah dilumpukan dengan mantra bagi para penyihir. Hanya saja sangat berbahaya bagi para muggle.

4. Mantra Ilmu Hitam
Mantra-mantra ini biasanya dipelajari oleh penyihir-penyihir jahat dan mempunyai efek tidak menyenangkan, bahkan mengalami kematian. Mantra-mantra ini terlarang untuk digunakan di dunia sihir. Hanya mereka yang berminat mempelajari ilmu hitam yang mendalami mantra-mantra ini untuk melancarkan kutukan.
Contoh :

- Kutukan imperius : Kutukan ini bisa mengontorl orang lain. Dan orang tersebut tidak sadar terkena kutukan ini.

Mantranya adalah imperio.

- Kutukan cruciatus : Kutukan yang bisa menyakiti orang lain. Mantranya adalah Crucio.

- Kutukan avada kedavra : Kutukan ini bisa membunuh orang seketika tanpa bekas luka apapun. Mantranya adalah Avada Kedavra.




Semoga Bermanfaat
Salam Djimodji

Syariat Islam Mengenai Tenaga Dalam

Tenaga dalam merupakan salah satu bentuk ‘khawariqul ‘adah’ (kemampuan luar biasa), adakalanya kemampuan ini berasal dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala, sebagaimana yang dianugrahkan kepada wali-wali-Nya. Dan ada kalanya berasal dari syaiton yang kemudian sering dianggap sebagai anugrah ilahi, sebagaimana yang diperlihatkan oleh wali-wali syaiton tersebut.
Menurut para ulama, diantaranya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahulloh, antara kedua ‘khawariqul ‘adah’ (kemampuan luar biasa) dapat dibedakan dengan dua tinjauan.
Yang Pertama adalah melalui keadaan orang yang mendapatkannya. Apabila orang yang mendapatkannya adalah orang yang bertakwa, dari kalangan ahli tauhid, memiliki Ilmu dalam Syariat Islam yang shohih, ikhlas dalam beribadah, tidak mengamalkan amalan-amalan bid’ah yaitu amalan ibadah yang tidak mencontoh tuntunan Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bukan termasuk pelaku maksiat, maka apabila ia mendapatkan ‘khawariqul ‘adah’ berarti itu merupakan anugrah Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Sebaliknya apabila yang mendapatkannya bukan dari kalangan ahli tauhid, seperti halnya orang-orang yang suka melakukan perbuatan syirik, misalnya memohon berkah melalui kuburan orang-orang yang dikeramatkan, mengadakan acara ‘haul’ (merayakan hari ulang tahun kematian) dan lainnya, maka yang diperolehnya adalah ‘khawariqul ‘adah’ (kemampuan luar biasa) yang berasal dari Syaithan.
Begitu juga apabila yang memperoleh adalah yang suka melakukan perbuatan bid’ah, misalnya membaca dzikir-dzikir yang tidak disyari’atkan. Seperti dengan membatasi jumlah-jumlah, bentuk-bentuk, suara-suara, atau cara-cara tertentu yang tidak ada contohnya dalam syari’at. Atau orang yang suka berbuat maksiat. Misalnya tidak menjaga batas-batas pergaulan antara pria dan wanita, tidak memelihara jenggot, meminum yang memabukkan, memakan harta riba, merokok, tidak menutup aurat dan lain-lain. Apabila demikian keadaan orangnya, maka ‘khawariqul ‘adah yang diperoleh adalah berasal dari Syaithan.
Yang Kedua adalah melalui sebab diperolehnya ‘khawariqul ‘adah’. Khawariqul ‘adah yang berasal dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala hanya bisa diperoleh dengan ketaatan, keimanan dan ketakwaan. Selain itu Islam tidak mengajarkan seorang muslim untuk beribadah untuk tujuan mendapatkan ‘khawariqul ‘adah’ (kemampuan luar biasa).
Justru itulah yang membedakan antara yang berasal dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala dan yang berasal dari Syaithan. Yaitu bahwa ‘khawariqul ‘adah’ yang berasal dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala tidak bisa dipelajari apalagi dibakukan menjadi semacam ‘ilmu kedigdayaan’, sedangkan yang berasal dari Syaithan bisa dipelajari dan bisa dibakukan menjadi suatu ilmu. Sekalipun secara zhahir dilakukan dengan membaca ayat atau dzikir. Sebagaimana difirmankan Alloh Subhanahu wa Ta’ala, yang artinya: “Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu mereka dapat menceraikan antara suami dan istrinya” (QS: Al-Baqarah: 102)
Ayat ini menunjukkan, bahwa ‘khawariqul ‘adah’ yang dapat dipelajari adalah sihir (berasal dari Syaithan), sedangkan yang berasal dari anugrah Alloh Subhanahu wa Ta’ala tidaklah dapat dipelajari sebagaimana sihir.



Semoga Bermanfaat
Salam Djimodji

( Al-Hikmah) Dalam Meneliti Sihir Dan Adanya Jin Dalam Tubuh

MENELITI SIHIR & ADANYA JIN DALAM TUBUH
Bagaimana hendak membedakan orang yang tersihir dengan orang yang kemasukan jin? Orang yang tersihir biasanya, mengeluhkan sesuatu yang tertentu yang datang begitu tiba-tiba, misalnya dia tiba-tiba membenci isterinya, padahal dia begitu mencintainya. Kebencian itu muncul tanpa sebab-sebab yang jelas. Atau mengeluh kerana rasa sakit pada seluruh tubuhnya yang datang dengan tiba-tiba. Lazimnya ia merupakan sihir yang disertai keterlibatan jin. Jin seperti ini adalah jin jenis yang merbahaya.
Sedangkan orang kemasukan jin, kalau tidak tiba-tiba menyendiri, pasti masih bergaul di tengah orang ramai, namun mengamuk dan melakukan kejahatan. Wajahnya akan berubah dari saat ke saat, yang kadang-kadang merah, kadang-kadang hitam. Perubahan warna itu kadang-kadang terjadi hanya pada sebahagian wajahnya. Di samping itu akan disertai mimpi-mimpi yang menakutkan, bahkan bertentangan, misalnya dia merasa jatuh dari tempat yang tinggi tetapi terlihat begitu takut dan kesakitan. Atau mengigau dengan mengucapkan perkataan-perkataan yang tidak kaharuan.
Di bawah ini adalah cara yang boleh mengetahui adanya sihir atau kemasukan jin dengan menguji si pesakit, berdasarkan ayat Al-Qur'an.

1. Bacalah akhir Surah Ibrahim pada telapak tanganmu :
2. Lanjutkan dengan akhir Surah Al-Mu'minin :
3. Selanjutnya teruskan Surah Al-Falaq :
4. Seterusnya Surah An-Nas :

Ketika membaca ayat-ayat di atas, letakkan mulutmu di telapak tangan kananmu, sehingga nafasmu atau sebahagian dari ludahmu mengenainya. Kemudian hulurkan telapak tanganmu itu di depan mata si pesakit and mintalah dia melihatnya. Kalau si pesakit itu sama sekali tidak boleh melihatnya atau penglihatannya silau atau nanar atau melihat tapak tanganmu berwarna sangat merah atau hitam atau melihat banyak salib di telapak tanganmu itu atau tiba-tiba kepalanya terasa pening atau menunjukkan suatu gejala yang muncul secara tiba-tiba, maka si pesakit itu tidak diragukan, terkena sihir ataupun kemasukan atau kedua-duanya sekali.

YANG BERKAITAN DENGAN HUBUNGAN SUAMI-ISTERI
1. Ambillah tujuh lembar daun sirih hijau atau daun teratai. Tumbuklah sehingga lumat. ( Boleh juga dilakukan menggunakan mesin blender ).
2. Masuk tumbukan daun sirih atau daun teratai itu dalam satu mangkuk besar. Isi dengan air secukupnya untuk minum dan membasuh seluruh badan.
3. Letakkan telapak tangan kananmu pada air yang sudah diisi tumbukan daun sirih.
4. Sentuhkan bibirmu pada mangkuk, sehingga nafas atau air ludahmu mengenainya.
5. Bacakan ayat berikut ini dan arahkan pada air tersebut :
1.) Ayat Kursi :
2.) Lanjutkan dengan Surah Al-Kafirun :
3.) Lalu Surah Al-Ikhlas :
4.) Berikutnya Surah Al-Falaq :
5.) Selanjutnya Surah An-Nas :
6.) Berikutnya, ayat sihir dalam Surah Al-A'raf :
7.) Lalu ayat sihir dalam Surah Yunus ayat 79 - 82 :
8.) Terakhir, ayat sihir dalam Surah Thaha ayat 65 - 69 :

Setelah selesai bacaan ayat-ayat di atas, minumlah air itu kepada si sakit, kemudian mandikan ia dengannya. Ulangi seminggu kemudian dan sesudah itu, Insya' Allah, sihir itu tidak akan datang lagi.



Semoga Bermanfaat
Salam Djimodji

Ilmu Pengobatan Jarak Jauh


Ilmu Rawatan Limpas Bayang ( Bahasa selangga ) dalam bahasa melayu disebut sebagai Ilmu perubatan kerohanian jarak jauh. Hampir setiap perguruan tenaga dalam atau setiap pengamal perubatan kerohanian mempunyai kaedah rawatan jarak jauh, termasuklah menjaro. Kaedah rawatan jarak jauh ini dapat dilakukan di mana sahaja. Konsep energy kerohanian tidak mempunyai batasan dan sempadan, dengan istilah lebih mudah ”dimana anda berniat disitulah energy kerohanian akan mengalir”.
Dalam penulisan saya kali ini saya paparkan ilmu penyembuhan jarak jauh versi Kerohanian Al-Hikmah, nama Ilmu Rawatan Limpas Bayang saya ambil sempena nama yang diberi oleh guru saya sewaktu mempelajarinya di sebuah desa di daerah Jember, ”desa sumber gempol”. Ilmu Rawatan Limpas Bayang ini banyak diamalkan di pondok pesentren, desa dan perguruan tenaga dalam. Merupakan sebuah ilmu yang sangat kuno dan hampir pupus jika tidak ada pewarisnya. Walaupun ilmu ini sangat langka dan kuno tapi cara mengamalkanya sangat sederhana mudah sekali.
Ilmu Rawatan Limpas Bayang ini boleh digunakan bersama-sama dengan ilmu kerohanian yang lain, bahkan memberi hasil yang sangat baik. Misalnya dipadukan dengan Aura Therapy, Al Hikmah dan Rawatan Al Quran Therapy.
Amalan ini hendaklah diamalkan sebanyak 3 kali setiap kali lepas solat. Semakin sering anda mengamalkan amalan kerohanian ini semakin kuatlah ilmu ini menyatu dalam jiwa anda. Dengan istilah yang lebih mudah ilmu ini dibudayakan dalam kehidupan rohani anda.
Aplikasi Ilmu Rawatan Limpas Bayang
Ilmu Rawatan Limpas Bayang selain boleh diaplikasikan dengan mana-mana ilmu kerohahian, Keilmuan ini juga boleh di gunakan bersama-sama keilmuan yang berasaskan minda bawah sedar misalnya Hypnosis, Nlp, Eft dan Mind Power.
Bahan yang di gunakan dalam ilmu ini adalah terdiri dari pada Garam, Air putih dan Sumbu pelita atau sumbu dapur minyak tanah.
Jenis penyakit yang dapat dirawat dengan ilmu ini adalah penyakit yang berkaitan dengan adanya “kerosakan” pada bagian organ dalaman pesakit.
(Yasin: 78–79).
“Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami, dan dia lupa pada kejadiannya, ia berkata : Siapakah yang menghidupkan tulang-belulang, yang telah hancur luluh?” Katakanlah : “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.”
Dari terjamahan kalimat tersebut diatas, menyiratkan makna bahwa Allah kuasa mengembalikan tulang-belulang yang telah remuk menjadi pulih kembali. Lalu para ahli hikmah meyakini ayat tersebut memiliki hikmah sebagai sarana penyembuhan dari berbagai hal yang disebabkan kerosakan pada sesuatu organ..
Ilmu Rawatan Limpas Bayang pada umumnya memang dikhususkan untuk penyembuhan dari penyakit yang berkaitan dengan tulang, semisal, salah orat, salah urat dan sebagainya.
Salah satu teknik yang di digunakan dalam ilmu ini ialah. Pesakit berada di rumahnya, anda hanya urut sumbu dapur, pesakit akan menjerit kesakitan dan penyakitnya akan segera sembuh.Namun dalam pengembangannya, dapat digunakan untuk penyembuhan penyakit lain.
Energi Penciptaan.
Apapun aliran metafisika yang anda ikuti, insya Allah dapat digunakan untuk ikhtiar pnyembuhan dari jarak dekat atau jauh. Dan sebagaimana tersebut diatas, kuncinya adalah penciptaan batin. Khusus untuk penyembuhan jarak jauh, setiap aliran memiliki cara yang berbeda-beda. Ada yang dengan mengejangkan dada/perut, disertai gerak dan teknik pernapasan tertentu. Bahkan ada aliran yang cukup dengan memvisualisasikan bahwa dirinya menerima pancaran sinar dari atas, lalu ia menyalurkan kepada orang yang dikehendaki melalui telapak tangannya, dan saat menyalurkan itu ia tidak melakukan aktiviti fisik, seperti pernapasan, mengerahkan tenaga dan sebagainya.
Kita tidak perlu mempermasalahkan perbedaan itu. Kita juga tidak perlu merasa memiliki cara yang lebih unggul dibanding cara yang dimiliki orang lain. Karena pada hakikatnya, kematangan ilmu seseorang, ditentukan dari sejauhmana ia mengasah ilmunya, juga kesungguhan dan keikhlasannya dalam menolong sesama manusia.



Semoga Bermanfaat
Salam Djimodji

Selasa, 10 Mei 2011

LAMBANG DJIMODJI



LAMBANG KITA. DJIMODJI : nyawi-DJI-ning li-MO perkoro marang Gusti kang si-DJI. ( menyatukan lima perkara menuju Dzat Yang Satu )



Salam Attaqo, Salam DJIMODJI.

Selasa, 26 April 2011

Mitos yang salah tentang Diabetes

Disamping informasi yang benar tentang diabetes, ada juga mitos yang salah tentang penyakit ini beredar di masyarakat. Jika anda seorang penderita diabetes maka penting bagi anda untuk memahami setiap informasi yang beredar tentang penyakit anda termasuk mitos yang salah tersebut. Berikut dua mitos mengenai penyakit diabetes yang banyak beredar :

Mitos 1 : Hipoglikemik dapat menyebabkan kerusakan otak sebab kondisi ini dapat membunuh sel-sel otak.

Keadaan hipoglikemia bisa datang sangat cepat dan menimbulkan gejala berupa sakit kepala yang ekstrim disertai dengan rasa lemas, keringat dingin dan gelisah. Karena timbulnya gejala seperti itu maka banyak yang beranggapan bahwa telah terjadi kerusakan pada sel sel otak sehingga akan menurunkan fungsi pikiran anda.

Kenyataanya, penelitian terhadap kondisi ini selama bertahun tahun telah membuktikan bahwa orang orang yang mengalami hipoglikemia tidak serta merta akan kehilangan fungsi mentalnya juga. Sementara itu, pada anak anak bisa saja mereka mengalami kehilangan fungsi mental hal ini karena otak mereka masih belum sepenuhnya berkembang.

Tubuh manusia memiliki kemampuan untuk bertahan pada kondisi hipoglikemia karena memiliki hormon yang mampu membalikan kondisi tersebut. Disamping mekanisme pertahanan tubuh, penderita diabetes dapat berperan aktif juga dalam mengatasi hipoglikemia seperti misalnya menjaga asupan glukosa tubuh agar tetap dalam kondisi optimal saat melakukan aktifitas yang berat.

Mitos 2 : Penderita diabetes tidak boleh berolah raga.

Ini mungkin mitos yang paling berbahaya tentang diabetes yang konsekuensinya antara hidup atau mati. Perlu ditekankan disini, olah raga adalah aktifitas yang sangat penting untuk menjaga kadar gula darah dan mencegah terjadinya komplikasi akibat diabetes baik tipe 1 maupun tipe 2.

Olah raga disini bukan berarti anda harus berlari maraton padahal usia anda telah lebih dari 40 tahun. Berjalan jalan selama 20 menit setiap pagi juga bisa disebut dengan olah raga. Asal dilakukan secara rutin maka efek yang didapatkan pun bisa maksimal.

Tapi perlu juga diingat bahwa tidak semua penderita diabetes diijinkan berolah raga. Terutama bila mereka mengalami komplikasi infeksi ginjal yang parah, perdarahan pada mata, dan lain lain. Selain itu, tidak ada alasan lain untuk menunda berolah raga. Bila anda belum yakin terhadap kemampuan anda berolah raga, segera hubungi dokter keluarga anda.