Senin, 23 Mei 2011

Tips Mempertahankan Diri Dari Serangan Gaib

Baru mendengar judul diatas saja beberapa orang sudah merasa ngeri, apa sebenarnya yang dimaksud dengan serangan gaib/psikik? Tenung, santet, sihir atau mungkin guna-guna?

Yang dimaksud di sini adalah serangan terhadap aura Anda tanpa izin secara sadar oleh seseorang, suatu tempat, benda atau sekelompok orang. Itu akan menjadikan Anda merasa terbuka, tidak terlindung, mudah diserang dan kadang-kadang merasa berada dalam bahaya dan gelisah atau panik. Saya katakan "sadar" karena dalam keadaan bawah sadar, dalam diri kita ada rasa takut, kita tidak pernah berusaha mengetahui hal itu, rasa takut seharusnya tidak menyatu dengan diri kita. Selama rasa takut menyatu, maka diri kita akan terbuka dan itu menyebabkan diri kita tidak terlindung. Sehingga seseorang dapat menyerang aura kita dan menguras prana kita.

Dalam profesi saya sebagai penujum (shaman), saya terbiasa berinteraksi dengan hampir semua jenis serangan psikik, baik oleh seorang pribadi maupun oleh sebuah kelompok. Yang saya jabarkan disini adalah apa yang saya alami, saya tidak bermaksud mengatakan bahwa saya tahu segalanya, karena saya memang tidak demikian. Saya juga tidak faham benar mengenai berbagai metodologi perlindungan diri sendiri, dan apa yang saya ketahui, ada dalam artikel ini.

Mari kita kembali pada hal yang dapat membuat kita ketakutan. Khawatir terhadap serangan psikik yang mungkin kita terima sebenarnya juga suatu bentuk rasa takut. Anda tidak dapat bekerja sebagai penujum kalau punya rasa takut.

Akar dari setiap serangan psikik terhadap setiap orang, dirancang untuk meningkatkan rasa takut. Bisa saja rasa takut pada sesuatu yang tidak kita ketahui, takut untuk dikontrol oleh orang lain, takut cedera, takut dibunuh. Ada banyak rasa takut di luar sana, memang pada dasarnya, serangan psikik dapat terlaksana karena ada rasa takut dalam diri kita.

Siapa yang melakukan serangan psikik?

Biasanya, seseorang sama sekali tidak sadar kalau dia menyerang Anda. Ini adalah jenis serangan psikik bawah sadar. Tetapi ada juga orang yang melakukannya dengan tujuan tertentu dan dengan sadar, dalam situasi yang manapun, Anda harus menghadapinya dan memberitahu bahwa mereka sedang menguras energi Anda dan itu harus segera dihentikannya.

Seringkali, dalam keluarga yang kacau, kita dapat melihat orang tua menghisap prana anaknya atau sebaliknya. Serangan secara tidak disadari ini bisa juga dilakukan oleh rekan kerja Anda, atau boss Anda sendiri. Ada kemungkinan juga oleh pekerjaan yang Anda tekuni, seperti juru rawat di rumah sakit, polisi, petugas pemadam kebakaran atau setiap aktivitas di mana ada peristiwa yang berkaitan dengan keadaan hidup atau mati.

Atau mungkin serangan itu datang dari orang yang tidak menyukai Anda, Anda ketahui ataupun tidak, banyak dari kita sangat peka dan dapat merasakan ketika ada seseorang yang tidak menyukai kita. Saya pikir kita semua merasa senang kalau orang lain menyukai kita, tetapi kenyataannya tidaklah demikian. Kita tak dapat mengelakkannya, di dunia ini pasti ada saja orang yang tidak menyukai kita. Kuncinya adalah: jangan memasukkannya kedalam hati.

Kalau Anda tidak punya kelekatan secara emosi (seperti pada zen) pada mereka yang tidak menyukai Anda, maka Anda telah menghentikan pemberian atau penghamburan energi Anda pada mereka. Anda dapat secara harafiah membocorkan atau menghamburkan energi Anda pada sebuah pokok persoalan, seseorang, atau lingkungan, bukan karena mereka yang menyerap Anda sampai habis. Kebanyakan dari kita melakukan ini terutama ketika kita masih muda dan semakin berkurang setelah kita lebih matang, kita "menyadarinya" dan kemudian menghentikannya sehingga dapat mengatasi masalah ini.

Sangat mudah mengatakannya bukan? Buanglah rasa takut Anda dan Anda tidak akan dapat diserang. Kebanyakan orang berusaha seumur hidupnya untuk mengatasi rasa takut dan membebaskan diri darinya. Tetapi jangan lupa! Walau Anda dapat menurunkan tingkat rasa takut Anda atau bahkan menghapuskannya dari diri Anda selamanya, tidak berarti Anda tidak dapat diserang oleh seseorang atau kelompok. Tetapi bila hal itu terjadi, itu tidak akan sampai membuat Anda tersungkur kecuali kalau yang menyerang Anda ternyata sebuah kelompok, kalau demikian, sebaiknya Anda minta bantuan.

Tanda-tanda adanya serangan gaib/ilmu hitam adalah sebagai berikut:

* Kelelahan, karena seseorang atau kelompok menaruh "selang" pada aura Anda, dan menghisap energi prana Anda, maka dalam tubuh Anda hanya tinggal sedikit prana yang tersisa. Tanpa prana tidak akan ada daya. Kalau tiba-tiba Anda merasa sangat lelah, atau mendadak jadi lemah ketika Anda berada di dekat barang tertentu, ruang tertentu, atau tempat tertentu, ini merupakan tanda bahwa prana Anda sedang di serap dari aura Anda.

* Perasaan sangat lemah atau sangat lelah yang timbul pada jam-jam tertentu setiap hari. Saya menjumpai orang yang secara rutin punya jadwal untuk memasuki aura orang lain pada jam tertentu setiap hari. Umumnya, kita semua kurang bersemangat pada jam 2 siang sampai jam 4 setiap hari – dalam biologi ini dikenal sebagai "post prandial dip", ini merupakan phenomena metabolisme yang dialami setiap manusia. Hampir tanpa kecuali kita semua mengalaminya setiap hari. Ini bukan serangan psikik. Bila kebugaran Anda tiba-tiba merosot di waktu-waktu tertentu yang berbeda dengan siklus di atas, maka ada kemungkinan serangan psikik sedang terjadi.

* Pusing – setelah bersama seseorang, pada keadaan atau tempat yang penuh dengan ketegangan, dan tiba-tiba Anda sakit kepala, maka mungkin energi Anda sedang terserap, dan yang cukup menarik perhatian adalah, begitu Anda menjauh dari orang atau suasana atau tempat itu, pusing Anda segera mereda.

* Merasa terkuras. Anda hanya bersama pemangsa ini selama lima menit saja dan pergi dalam keadaan lutut yang lemah dan seakan-akan terpaksa harus pulang dengan merangkak. Padahal beberapa menit yang lalu Anda masih bisa berjalan tegak. Kalau hal ini terjadi, biasanya Anda memerlukan tidur selama beberapa jam atau semalam suntuk untuk memulihkan diri.

* Mimpi buruk. Kalau biasanya Anda tidak pernah mengalami mimpi buruk dan tiba-tiba sekarang Anda mulai memperoleh mimpi yang menakutkan, memburu atau berusaha membunuh Anda, ini kemungkinan adalah serangan psikik. Tapi Anda harus terlebih dahulu meyakinkannya, karena mungkin saja ada alasan lain yang menyebabkan munculnya mimpi buruk itu. Dari waktu kewaktu, bawah sadar kita menginginkan perhatian kita pada material "bayangan" yang tidak kita satukan dengan diri kita sedangkan emosinya tetap dalam keadaan tertindas, maka dia akan mulai mengirimkan mimpi "bayangan". Mimpi bayangan selalu merupakan mimpi tentang pengejaran, Anda diburu dan diserang, baik oleh suatu wujud yang sudah Anda kenal maupun tidak. Satu hal yang Anda ketahui adalah bila dalam mimpi itu Anda membiarkannya menangkap Anda, maka Anda akan mati. Biasanya, dalam mimpi seperti ini, Anda selalu menghindar, merunduk, berlari dan bersembunyi. Anda perlu bertanya pada diri Anda sendiri, apa sebenarnya yang sedang terjadi dalam hidup Anda yang tak sanggup Anda hadapi.

* Kedinginan dibagian tubuh tertentu, atau disekujur tubuh. Kalau aura Anda terkuras, tubuh Anda akan merasa kedinginan.

* Perasaan kejang atau kaku di daerah perut atau solar pleksus. Ketika Anda masuk ketempat tertentu dan tiba-tiba ketika seseorang mendekati Anda, dan solar pleksus Anda mendadak menutup, waspadalah. Anda sedang diperingatkan bahwa orang ini berbahaya bagi Anda. Solar pleksus kita adalah tempat rasa takut, kegelisahan, perasaan tertekan dan ketegangan. Disinilah terletak isi bayangan Anda. Ketika perasaan kejang ini menyerang Anda, teruslah mengamatinya dan bersiap siagalah. Bila tiba-tiba Anda merasa lemah atau gemetar, menghindarlah segera dari orang atau kegiatan itu.

* Gelisah dan panik. Seringkali, kita terkuras dan terhisap dan sama sekali tidak menyadarinya sampai itu sudah lama terjadi, kemudian Anda mulai merasa gelisah atau kadang kala, kepanikan yang luar biasa karena pada tingkat bawah sadar Anda bereaksi terhadap serangan itu. Kalau Anda mempunyai gejala yang seperti ini, maka berpikirlah kembali ke beberapa jam atau 1-2 hari yang lalu dan dengan teliti ingat-ingatlah siapa yang Anda jumpai dalam kurun waktu itu, kemana saja Anda pergi dan kemudian cobalah menghentikan serangan psikik yang mungkin telah terjadi.

* Depresi. Serangan psikik yang telah berlangsung lama dan dilakukan dalam siklus mingguan atau bulanan, pada akhirnya dapat membuat Anda menjadi murung, sedih, putus asa, tanpa gairah dan merasa hidup ini tak ada gunanya. Ini merupakan serangan yang serius dan membutuhkan pertolongan yang serius pula agar dapat terhindar kerusakan energi dan memutuskan hubungan aura Anda dengan si penyerang. Setelah itu kegembiraan Anda akan segera pulih kembali.

* Cenderung bunuh diri. Serangan psikik dalam jangka waktu yang cukup lama benar-benar dapat menguras energi prana seseorang sehingga akhirnya yang dipikirkan atau ketahuinya hanyalah bahwa ia sedang sekarat. Tidak mengherankan kalau orang semacam ini punya kecenderungan bunuh diri atau punya pikiran akan segera mati. Bila energi prana Anda dalam jumlah besar diisap keluar terus menerus, akibatnya bisa kematian, atau paling tidak kesehatan Anda menjadi sangat buruk.

* Gemetar. Reaksi seperti ini biasanya muncul selama atau sesudah serangan. Korban kadang dapat menyadari serangan ini, tetapi bisa juga tidak tahu mengapa tiba-tiba dia gemetar. Dari tingkat bawah sadar, di mana serangan itu dapat disadari, menyebabkan adrenalin Anda mengalir dengan sangat cepat – karena sebagian dari diri Anda ingin membebaskan diri. Dalam keadaan seperti ini, biasanya Anda tidak terhubung secara sadar dengan apa yang sebenarnya sedang terjadi di antara Anda dan penyerang Anda.

* Menjadi pesimis. Bila biasanya Anda seorang yang optimis atau idealis dan tiba-tiba pikiran Anda menjadi pesimistis, putus asa, marah, mudah tersinggung, tidak sabar, maka Anda perlu menyadari bahwa ini bukanlah diri Anda yang sebenarnya, tapi karena Anda sedang berreaksi terhadap sesuatu yang sedang terjadi tanpa Anda sadari. Dalam serangan yang berlangsung lama, kepribadian seseorang jadi berubah, dari seorang yang periang sekarang dia menjadi orang yang pemurung, depresi, berkepribadian negatif, tapi ini hanya berlangsung selama beberapa minggu atau bulan saja tanpa dia ketahui apa yang terjadi. Dia baru menyadarinya setelah pasangan atau anggota keluarga lainnya memberitahukan keadaannya.

* Tidak percaya diri. Kalau Anda biasanya selalu percaya diri, tetapi dalam waktu beberapa minggu atau bulan kepercayaan diri Anda terkikis habis sehingga Anda merasa seperti seekor kelinci kecil yang ketakutan, mudah diserang di tengah dunia yang luas dan kejam ini, maka akhirnya seseorang benar-benar akan mencincang Anda.

* Bermental pecundang. Kalau seseorang sebelumnya tidak pernah mengalami keadaan seperti itu tetapi dalam jangka waktu beberapa minggu atau bulan, dia mulai merasa putus asa dan tanpa harapan dan tidak mampu menolong dirinya sendiri, seringkali, orang seperti ini harus dilecut. Yang dapat menyelamatkannya adalah dirinya sendiri, setelah dia dapat menjadi cukup marah dan melawan. Kemarahan, disini digunakan dengan cara yang positif, untuk memutuskan hubungan antara dirinya dengan penyerangnya.

* Problem kesehatan. Seseorang menjadikan organ tertentu sebagai sasaran, dan mengirimkan energi ke organ itu, seperti palu godam, mencecar organ itu termasuk cakranya terus-meneus. Biasanya, bila seseorang atau suatu kelompok bermaksud membunuh Anda, mereka akan menjadikan jantung Anda sebagai sasaran dengan tujuan menciptakan serangan jantung, kalau ini gagal, dan Anda memperoleh perlindungan, ini tetap dapat mengakibatkan penumpukan di paru-paru, menyebabkan bronkitis atau pneumonia. Sasaran yang dituju bisa saja organ tubuh lainnya. Kalau ini berjalan dengan baik, maka tiba-tiba saja Anda mendapat serangan rasa sakit, yang terus menerus hilang dan timbul. Dalam kasus seperti ini, sebaiknya Anda segera pergi ke dokter, kalau kemudian dokter tidak dapat menyembuhkannya, barulah Anda berpikir bahwa Anda telah terkena serangan psikik.

Hal yang perlu dipertimbangkan

Di depan tadi adalah pengalaman pribadi saya, dan mungkin juga pengalaman penujum yang lain. Kalau seseorang datang kepada kami dan memberitahukan bahwa mereka telah terkena serangan psikik selama bertahun-tahun atau bahkan selama puluhan tahun, maka biasanya kami benar-benar sedang berurusan dengan seorang yang punya potensi sakit jiwa atau seseorang yang benar-benar gila. Mereka memang benar : mereka sedang terkena serangan psikik. Biasanya oleh "sampah astral", apa yang mereka lihat atau dengar memang nyata. Bila orang ini tidak memperoleh psikoterapi, bisa jadi mereka tidak akan dapat menuntaskan masalah ini selama hidupnya.

Orang-orang seperti ini, sudah mengeluarkan banyak biaya dan waktu untuk sejumlah penyembuh, dukun dan penujum untuk mencoba memperoleh bantuan, tetapi pada akhirnya, semua gagal. Tak seorangpun dapat menolong mereka.

Untuk mengatasi hal seperti itu, dibutuhkan kerja nyata yang sangat berat, dan ini masih harus digabungkan dengan penyembuhan energi, walau kadang itu saja ternyata belum cukup juga. Berdasarkan pengalaman saya, seseorang memang harus menjalani kehidupan semacam ini guna mempelajari sesuatu yang tak dapat dirubah atau ditukar dengan sesuatu yang lain.

Menghadapi rasa takut

Menghadapi rasa takut merupakan langkah pertama dalam membebaskan diri kita dari serangan psikik yang mungkin terjadi.

Kita semua punya rasa takut, pertanyaannya adalah : Apakah rasa takut itu melumat Anda dan kehidupan Anda atau tidak? Jika Ya, maka Anda bisa terkena serangan psikik. Anda sebaiknya membuat daftar dari apa yang Anda takuti, tidak usah malu, amati apa yang membuat Anda takut, dan bertanyalah pada diri sendiri kenapa Anda takut padanya? Seringkali rasa takut kita dilandasi oleh pengalaman masa kecil, atau pengalaman tertentu yang lain, atau mungkin juga karena dahulu orang tua kita terlalu protektif dan selalu mengkawatirkan keadaan kita.

Rasa takut membuat kita dengan mudah dapat dihisap oleh seseorang yang begitu senang menguras prana kita sampai habis, kita berhak untuk mempertahankan hidup, untuk itu tak ada seorangpun yang dapat kita persalahkan selain diri kita sendiri. Bagaimanapun, rasa takut kitalah yang membuat kita tak terlindung dan menjadi mudah diserang.

Rasa takut dapat diatasi dengan berbagai cara. Dibawah ini ada sedikit daftar "sarana" yang dapat Anda ambil dan Anda gunakan, untuk memperbaiki kehidupan Anda. Ini adalah kemampuan yang berhubungan dengan keadaan yang sudah kronis.

* Psikoterapi. Diperlukan penyembuhan dengan psikoterapi karena kebanyakan rasa takut kita disebabkan oleh pengalaman di masa kanak-kanak.

* Penyembuhan Homeopati dan latihan kebugaran. Saya pernah melihat orang yang kejang karena takut akan sesuatu yang tidak masuk akal, dapat benar-benar sembuh setelah memperoleh penyembuhan yang tepat. Ramuan homeopati dapat menghilangkan dan mematahkan serangan psikik yang dilakukan oleh seseorang maupun kelompok.

* Pemulihan jiwa dan penambalan. Kalau Anda kehilangan sebagian dari diri Anda, maka sebagai akibatnya akan ada "lubang" dalam aura Anda. Lubang ini akan terisi oleh sampah astral yang tidak melakukan apapun selain membuat hidup kita menjadi seperti neraka, mengisi mimpi kita dengan teror, atau membuat kita jadi gelisah atau panik. Seorang fasilitator dapat mengembalikan bagian diri Anda yang hilang dan menyatukannya kembali dengan diri Anda. Bila lubang-lubang ini sudah tertutup kembali, Anda tidak lagi terbuka atau mudah diserang.




Salam Djimodji

Makna Filosofi Semar

Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut Badranaya
Bebadra = Membangun sarana dari dasar
Naya = Nayaka = Utusan mangrasul

Artinya : Mengemban sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah demi kesejahteraan manusia

Javanologi : Semar = Haseming samar-samar
Harafiah : Sang Penuntun Makna Kehidupan

Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan kirinya kebelakang. Maknanya : "Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbul Sang Maha Tunggal". Sedang tangan kirinya bermakna "berserah total dan mutlak serta sekaligus simbol keilmuan yang netral namun simpatik".

Domisili semar adalah sebagai lurah karangdempel / (karang = gersang) dempel = keteguhan jiwa.

Rambut semar "kuncung" (jarwadasa/pribahasa jawa kuno) maknanya hendak mengatakan : akuning sang kuncung = sebagai kepribadian pelayan. Semar sebagai pelayan mengejawantah melayani umat, tanpa pamrih, untuk melaksanakan ibadah amaliah sesuai dengan sabda Ilahi.

Semar barjalan menghadap keatas maknanya : "dalam perjalanan anak manusia perwujudannya ia memberikan teladan agar selalu memandang keatas (sang Khaliq ) yang maha pengasih serta penyayang umat".

Kain semar Parangkusumorojo: perwujudan Dewonggowantah (untuk menuntun manusia) agar memayuhayuning bawono : menegakan keadilan dan kebenaran di bumi.

Ciri sosok semar adalah

- Semar berkuncung seperti kanak kanak,namun juga berwajah sangat tua
- Semar tertawannya selalu diakhiri nada tangisan
- Semar berwajah mata menangis namun mulutnya tertawa
- Semar berprofil berdiri sekaligus jongkok
- Semar tak pernah menyuruh namun memberikan konsekwensi atas nasehatnya

Kebudayaan Jawa telah melahirkan religi dalam wujud kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, yaitu adanya wujud tokoh wayang Semar, jauh sebelum masuknya kebudayaan Hindu, Budha dan Islam di tanah Jawa.

Dikalangan spiritual Jawa ,Tokoh wayang Semar ternyata dipandang bukan sebagai fakta historis, tetapi lebih bersifat mitologi dan symbolis tentang KeEsa-an, yaitu: Suatu lambang dari pengejawantahan expresi, persepsi dan pengertian tentang Illahi yang menunjukkan pada konsepsi spiritual. Pengertian ini tidak lain hanyalah suatu bukti yang kuat bahwa orang Jawa sejak jaman prasejarah adalah Relegius dan ber keTuhan-an yang Maha Esa.

Dari tokoh Semar wayang ini akan dapat dikupas ,dimengerti dan dihayati sampai dimana wujud religi yang telah dilahirkan oleh kebudayaan Jawa .

Semar (pralambang ngelmu gaib) - kasampurnaning pati.

Gambar kaligrafi jawa tersebut bermakna :
Bojo sira arsa mardi kamardikan, ajwa samar sumingkiring dur-kamurkan Mardika artinya "merdekanya jiwa dan sukma", maksudnya dalam keadaan tidak dijajah oleh hawa nafsu dan keduniawian, agar dalam menuju kematian sempurna tak ternodai oleh dosa. Manusia jawa yang sejati dalam membersihkan jiwa (ora kebanda ing kadonyan, ora samar marang bisane sirna durka murkamu) artinya : "dalam menguji budi pekerti secara sungguh-sungguh akan dapat mengendalikan dan mengarahkan hawa nafsu menjadi suatu kekuatan menuju kesempurnaan hidup".


Salam Djimodji

Sabtu, 21 Mei 2011

WARISAN SEJARAH KERAJAAN MAJAPAHIT

Warisan Sejarah Kerajaan Majapahit
Majapahit telah menjadi sumber inspirasi kejayaan masa lalu bagi bangsa-bangsa Nusantara pada abad-abad berikutnya.
Kesultanan-kesultanan Islam Demak Pajang dan Mataram berusaha mendapatkan legitimasi atas kekuasaan mereka melalui hubungan ke Majapahit. Demak menyatakan legitimasi keturunan melalui Kertabhumi; pendiri Raden Patah menurut babad-babad keraton Demak dinyatakan sebagai anak Kertabhumi dan seorang Putri Cina yg dikirim ke luar istana sebelum ia melahirkan. Penaklukan Mataram atas Wirasaba tahun 1615 yg dipimpin langsung oleh Sultan Agung sendiri memiliki arti penting krn merupakan lokasi ibukota Majapahit. Keraton-keraton Jawa Tengah memiliki tradisi dan silsilah yg berusaha membuktikan hubungan para raja dgn keluarga kerajaan Majapahit sering kali dalam bentuk makam leluhur yg di Jawa merupakan bukti penting dan legitimasi dianggap meningkat melalui hubungan tersebut. Bali secara khusus mendapat pengaruh besar dari Majapahit dan masyarakat Bali menganggap diri mereka penerus sejati kebudayaan Majapahit.
Para penggerak nasionalisme Indonesia modern termasuk mereka yg terlibat Gerakan Kebangkitan Nasional di awal abad ke-20 telah merujuk pada Majapahit sebagai contoh gemilang masa lalu Indonesia. Majapahit kadang dijadikan acuan batas politik negara Republik Indonesia saat ini. Dalam propaganda yg dijalankan tahun 1920-an Partai Komunis Indonesia menyampaikan visi tentang masyarakat tanpa kelas sebagai penjelmaan kembali dari Majapahit yg diromantiskan. Sukarno juga mengangkat Majapahit utk kepentingan persatuan bangsa sedangkan Orde Baru menggunakan utk kepentingan perluasan dan konsolidasi kekuasaan negara. Sebagaimana Majapahit negara Indonesia modern meliputi wilayah yg luas dan secara politik berpusat di pulau Jawa.
Majapahit memiliki pengaruh yg nyata dan berkelanjutan dalam bidang arsitektur di Indonesia. Penggambaran bentuk paviliun (pendopo) berbagai bangunan di ibukota Majapahit dalam kitab Negarakretagama telah menjadi inspirasi bagi arsitektur berbagai bangunan keraton di Jawa serta Pura dan kompleks perumahan masyarakat di Bali masa kini.
Pada zaman Majapahit terjadi perkembangan pelestarian dan penyebaran teknik pembuatan keris berikut fungsi sosial dan ritualnya. Teknik pembuatan keris mengalami penghalusan dan pemilihan bahan menjadi semakin selektif. Keris pra-Majapahit dikenal berat namun semenjak masa ini dan seterus bilah keris yg ringan tetapi kuat menjadi petunjuk kualitas sebuah keris. Penggunaan keris sebagai tanda kebesaran kalangan aristokrat juga berkembang pada masa ini dan meluas ke berbagai penjuru Nusantara terutama di bagian barat. Selain keris berkembang pula teknik pembuatan dan penggunaan tombak.
Meskipun tak ada bukti tertulis banyak perguruan pencak silat di Nusantara mengklaim memiliki akar tradisi hingga ke zaman Majapahit. Sebagai suatu rezim ekspansionis tentara Majapahit dapat diduga memiliki kemampuan bertempur yg lbh handal daripada bawahan-bawahannya.
Kebesaran kerajaan ini dan berbagai intrik politik yg terjadi pada masa itu menjadi sumber inspirasi tak henti-henti bagi para seniman masa selanjut utk menuangkan kreasi terutama di Indonesia. Berikut adl daftar beberapa karya seni Kerjaan Majapahit yg berkaitan dgn masa tersebut.
• Serat Darmagandhul sebuah kitab yg tak jelas penulis krn menggunakan nama pena Ki Kalamwadi namun diperkirakan dari masa Kasunanan Surakarta. Kitab ini berkisah tentang hal-hal yg berkaitan dgn perubahan keyakinan orang Majapahit dari agama sinkretis “Buda” ke Islam dan sejumlah ibadah yg perlu dilakukan sebagai umat Islam.
• Serial “Mahesa Rani” karya Teguh Santosa yg dimuat di Majalah Hai mengambil latar belakang pada masa keruntuhan Singhasari hingga awal-awal karier Mada (Gajah Mada) adik seperguruan Lubdhaka seorang rekan Mahesa Rani.
• Komik/Cerita bergambar Imperium Majapahit karya Jan Mintaraga.
• Komik Majapahit karya R.A. Kosasih
• Strip komik “Panji Koming” karya Dwi Koendoro yg dimuat di surat kabar “Kompas” edisi Minggu menceritakan kisah sehari-hari seorang warga Majapahit bernama Panji Koming.
• Sandyakalaning Majapahit (1933) roman sejarah dgn setting masa keruntuhan Majapahit karya Sanusi Pane.
• Kemelut Di Majapahit roman sejarah dgn setting masa kejayaan Majapahit karya Asmaraman S. Kho Ping Hoo.
• Zaman Gemilang (1938/1950/2000) roman sejarah yg menceritakan akhir masa Singasari masa Majapahit dan berakhir pada intrik seputar terbunuh Jayanegara karya Matu Mona/Hasbullah Parinduri.
• Senopati Pamungkas (1986/2003) cerita silat dgn setting runtuh Singhasari dan awal berdiri Majapahit hingga pemerintahan Jayanagara karya Arswendo Atmowiloto.
• Dyah Pitaloka - Senja di Langit Majapahit (2005) roman karya Hermawan Aksan tentang Dyah Pitaloka Citraresmi putri dari Kerajaan Sunda yg gugur dalam Peristiwa Bubat.
• Gajah Mada (2005) sebuah roman sejarah berseri yg mengisahkan kehidupan Gajah Mada dgn ambisi menguasai Nusantara karya Langit Kresna Hariadi.
• Tutur Tinular suatu adaptasi film karya S. Tidjab dari serial sandiwara radio. Kisah ini berlatar belakang Singhasari pada pemerintahan Kertanegara hingga Majapahit pada pemerintahan Jayanagara.
• Saur Sepuh suatu adaptasi film karya Niki Kosasih dari serial sandiwara radio yg populer pada awal 1990-an. Film ini sebetul lbh berfokus pada sejarah Pajajaran namun berkait dgn Majapahit pula.
• Walisongo sinetron Ramadhan tahun 2003 yg berlatar Majapahit di masa Brawijaya V hingga Kesultanan Demak di zaman Sultan Trenggana.




Salam Djimodji

ASAL USUL RADEN PATAH

Terdapat berbagai versi tentang asal-usul pendiri Kesultanan Demak.
Menurut Babad Tanah Jawi, Raden Patah adalah putra Brawijaya raja terakhir Majapahit (versi babad) dari seorang selir Cina. Karena Ratu Dwarawati sang permaisuri yang berasal dari Campa merasa cemburu, Brawijaya terpaksa memberikan selir Cina kepada putra sulungnya, yaitu Arya Damar bupati Palembang. Setelah melahirkan Raden Patah, putri Cina dinikahi Arya Damar, melahirkan Raden Kusen.
Menurut kronik Cina dari kuil Sam Po Kong, nama panggilan waktu Raden Patah masih muda adalah Jin Bun, putra Kung-ta-bu-mi (alias Bhre Kertabhumi) raja Majapahit (versi Pararaton) dari selir Cina. Kemudian selir Cina diberikan kepada seorang peranakan Cina bernama Swan Liong di Palembang. Dari perkawinan kedua itu lahir Kin San. Kronik Cina ini memberitakan tahun kelahiran Jin Bun adalah 1455. Mungkin Raden Patah lahir saat Bhre Kertabhumi belum menjadi raja (memerintah tahun 1474-1478).
Menurut Purwaka Caruban Nagari, nama asli selir Cina adalah Siu Ban Ci, putri Tan Go Hwat dan Siu Te Yo dari Gresik. Tan Go Hwat merupakan seorang saudagar dan juga ulama bergelar Syaikh Bantong.
Menurut Sejarah Banten, Pendiri Demak bernama Cu Cu, putra mantan perdana menteri Cina yang pindah ke Jawa. Cu Cu mengabdi keMajapahit dan berjasa menumpas pemberontakan Arya Dilah bupati Palembang. Berita ini cukup aneh karena dalam Babad Tanah Jawi, Arya Dilah adalah nama lain Arya Damar, ayah angkat Raden Patah sendiri. Selanjutnya, atas jasa-jasanya, Cu Cu menjadi menantu raja Majapahitdan dijadikan bupati Demak bergelar Arya Sumangsang.
Menurut Suma Oriental karya Tome Pires, pendiri Demak bernama Pate Rodin, cucu seorang masyarakat kelas rendah di Gresik.
Meskipun terdapat berbagai versi, namun terlihat kalau pendiri Kesultanan Demak memiliki hubungan dengan Majapahit, Cina, Gresik, danPalembang.




Salam Djimodji

KETURUNAN RADEN PATAH

Menurut naskah babad dan serat, Raden Patah memiliki tiga orang istri. Yang pertama adalah putri Sunan Ampel, menjadi permaisuri utama, melahirkan Raden Surya dan Raden Trenggana, yang masing-masing secara berurutan kemudian naik takhta, bergelar Pangeran Sabrang Lordan Sultan Trenggana.
Istri yang kedua seorang putri dari Randu Sanga, melahirkan Raden Kanduruwan. Raden Kanduruwan ini pada pemerintahan Sultan Trengganaberjasa menaklukkan Sumenep.
Istri yang ketiga adalah putri bupati Jipang, melahirkan Raden Kikin dan Ratu Mas Nyawa. Ketika Pangeran Sabrang Lor meninggal tahun 1521, Raden Kikin dan Raden Trenggana bersaing memperebutkan takhta. Raden Kikin akhirnya mati dibunuh putra sulung Raden Trenggana yang bernama Raden Mukmin alias Sunan Prawata, di tepi sungai. Oleh karena itu, Raden Kikin pun dijuluki Pangeran Sekar Seda ing Lepen, artinyabunga yang gugur di sungai.
Kronik Cina hanya menyebutkan dua orang putra Jin Bun saja, yaitu Yat Sun dan Tung-ka-lo, yang masing-masing identik dengan Pangeran Sabrang Lor dan Sultan Trenggana.
Suma Oriental menyebut Pate Rodin memiliki putra yang juga bernama Pate Rodin, dan menantu bernama Pate Unus. Berita versi Portugis ini menyebut Pate Rodin Yunior lebih tua usianya dari pada Pate Unus. Dengan kata lain Sultan Trenggana disebut sebagai kakak ipar Pangeran Sabrang Lor.



Salam Djimodji

PEMERINTAHAN RADEN PATAH

Apakah Raden Patah pernah menyerang Majapahit atau tidak, yang jelas ia adalah raja pertama Kesultanan Demak. Menurut Babad Tanah Jawi, ia bergelar Senapati Jimbun Ningrat Ngabdurahman Panembahan Palembang Sayidin Panatagama, sedangkan menurut Serat Pranitiradya, bergelar Sultan Syah Alam Akbar, dan dalam Hikayat Banjar disebut Sultan Surya Alam.
Nama Patah sendiri berasal dari kata al-Fatah, yang artinya "Sang Pembuka", karena ia memang pembuka kerajaan Islam pertama di pulau Jawa.
Pada tahun 1479 ia meresmikan Masjid Agung Demak sebagi pusat pemerintahan. Ia juga memperkenalkan pemakaian Salokantara sebagai kitab undang-undang kerajaan. Kepada umat beragama lain, sikap Raden Patah sangat toleran. Kuil Sam Po Kong di Semarang tidak dipaksa kembali menjadi masjid, sebagaimana dulu saat didirikan oleh Laksamana Cheng Ho yang beragama Islam.
Raden Patah juga tidak mau memerangi umat Hindu dan Buddha sebagaimana wasiat Sunan Ampel, gurunya. Meskipun naskah babad danserat memberitakan ia menyerang Majapahit, hal itu dilatarbelakangi persaingan politik memperebutkan kekuasaan pulau Jawa, bukan karena sentimen agama. Lagi pula, naskah babad dan serat juga memberitakan kalau pihak Majapahit lebih dulu menyerang Giri Kedaton, sekutuDemak di Gresik.
Tome Pires dalam Suma Oriental memberitakan pada tahun 1507 Pate Rodin alias Raden Patah meresmikan Masjid Agung Demak yang baru diperbaiki. Lalu pada tahun 1512 menantunya yang bernama Pate Unus bupati Jepara menyerang Portugis di Malaka.
Tokoh Pate Unus ini identik dengan Yat Sun dalam kronik Cina yang diberitakan menyerang bangsa asing di Moa-lok-sa tahun 1512. Perbedaannya ialah, Pate Unus adalah menantu Pate Rodin, sedangkan Yat Sun adalah putra Jin Bun. Kedua berita, baik dari sumber Portugisataupun sumber Cina, sama-sama menyebutkan armada Demak hancur dalam pertempuran ini.
Menurut kronik Cina, Jin Bun alias Raden Patah meninggal dunia tahun 1518 dalam usia 63 tahun. Ia digantikan Yat Sun sebagai raja selanjutnya, yang dalam Babad Tanah Jawi bergelar Pangeran Sabrang Lor.


Salam Djimodji

PERANG DEMAK DAN MAJAPAHIT

Perang antara Demak dan Majapahit diberitakan dalam naskah babad dan serat, terutama Babad Tanah Jawi dan Serat Kanda. Dikisahkan, Sunan Ampel melarang Raden Patah memberontak pada Majapahit karena meskipun berbeda agama, Brawijaya tetaplah ayah Raden Patah. Namun sepeninggal Sunan Ampel, Raden Patah tetap menyerang Majapahit.Brawijaya moksa dalam serangan itu. Untuk menetralisasi pengaruh agama lama, Sunan Giri menduduki takhta Majapahit selama 40 hari.
Kronik Cina dari kuil Sam Po Kong juga memberitakan adanya perang antara Jin Bun melawan Kung-ta-bu-mi tahun 1478. Perang terjadi setelah kematian Bong Swi Hoo (alias Sunan Ampel). Jin Bun menggempur ibu kota Majapahit. Kung-ta-bu-mi alias Bhre Kertabhumi ditangkap dan dipindahkan ke Demak secara hormat. Sejak itu, Majapahit menjadi bawahanDemak dengan dipimpin seorang Cina muslim bernama Nyoo Lay Wa sebagai bupati.
Pada tahun 1485 Nyoo Lay Wa mati karena pemberontakan kaum pribumi. Maka, Jin Bun mengangkat seorang pribumi sebagai bupati baru bernama Pa-bu-ta-la, yang juga menantu Kung-ta-bu-mi.
Tokoh Pa-bu-ta-la ini identik dengan Prabu Natha Girindrawardhana alias Dyah Ranawijaya yang menerbitkan prasasti Jiyu tahun 1486 dan mengaku sebagai penguasa Majapahit,Janggala, dan Kadiri.
Selain itu, Dyah Ranawijaya juga mengeluarkan prasasti Petak yang berkisah tentang perang melawan Majapahit. Berita ini melahirkan pendapat kalau Majapahit runtuh tahun 1478 bukan karena serangan Demak, melainkan karena serangan keluarga Girindrawardhana.




Salam Djimodji

RADEN PATAH MENDIRIKAN DEMAK

Babad Tanah Jawi menyebutkan, Raden Patah menolak menggantikan Arya Damar menjadi bupati Palembang. Ia kabur ke pulau Jawa ditemani Raden Kusen. Sesampainya di Jawa, keduanya berguru pada Sunan Ampel di Surabaya. Raden Kusen kemudian mengabdi ke Majapahit, sedangkan Raden Patah pindah ke Jawa Tengah membuka hutan Glagahwangi menjadi sebuah pesantren.
Makin lama Pesantren Glagahwangi semakin maju. Brawijaya di Majapahit khawatir kalau Raden Patah berniat memberontak. Raden Kusen yang kala itu sudah diangkat menjadi Adipati Terung diperintah untuk memanggil Raden Patah.
Raden Kusen menghadapkan Raden Patah ke Majapahit. Brawijaya merasa terkesan dan akhirnya mau mengakui Raden Patah sebagai putranya. Raden Patah pun diangkat sebagai bupati, sedangkan Glagahwangi diganti nama menjadi Demak, dengan ibu kota bernama Bintara.
Menurut kronik Cina, Jin Bun pindah dari Surabaya ke Demak tahun 1475. Kemudian ia menaklukkan Semarang tahun 1477 sebagai bawahan Demak. Hal itu membuat Kung-ta-bu-mi diMajapahit resah. Namun, berkat bujukan Bong Swi Hoo (alias Sunan Ampel), Kung-ta-bu-mi bersedia mengakui Jin Bun sebagai anak, dan meresmikan kedudukannya sebagai bupati di Bing-to-lo.



Salam Djimodji

Tentang Sultan Bintoro Demak

Membahas tentang sejarah kadang-kadang terlalu pahit untuk ditelan dan terlalu pedas untuk dirasakan, apalagi membahas sejarah di mana kala itu masalah tulis menulis belum mendapat perhatian, sungguh sulit untuk merasakan, apalagi untuk menentukan letak, tahun sungguh sulit sekali untuk mencari tahu. Sejarah berdirinya suatu kerajaan adalah cermin kaca benggal yang pernah memuat berbagai fakta yang terjadi pada masa silam. Segala sesuatu yang telah tergores dalam kaca sejarah tak lagi dapat terhapus. Orang boleh bilang apa saja, namun kenyataanlah yang selalu dipercaya. Orang yang senang dan apalagi ada pesan politik di dalamnya pasti selalu menyanjungnya, bahkan mungkin mengkultuskanya, namun yang tidak senang pasti akan berusaha untuk menghapuskanya dan akhirnya melupakannya. Namun bagaimanapun juga tindakan semua itu tidak akn mampu untuk melenyapkan kebenaran sejarah. Orang bisa saja membuta berbagia macam tafsir, namun kenyataaan sejarah yang ditafsirkan tidak akan berubah.

Begitu pula sejarah kejayaan Kesultanan Demak terlalu banyak menyimpan fakta sejarah yang menarik untuk di ungkit kembali. Sebagai kerajaan Islam pertama di pulau Jawa, Demak bukan hanya menjadi romantisme sejarah dari perlihan peradaban HIndu-Jawa ke Islam, namun juga merupakan bukti sejarah tentang pergulatan politik yang terjadi ditengah Islamisasi pada masanya. Secara jujur jika diamati Demak memiliki banyak sejarah yang telah ilang, karena jalanya sejarah banyak yang tak tertulis.

Pertama : Ada berbagai fersi mengenal kapan kerajaan itu berdiri. Ada yang menyebut tahun 1478 M, yang mengacu pada cadasengkala, Sirna Ilang Kertaning Bhumi . Tahun Caka 1400 ( Sirna=0, Ilang=0, Kertaning=4, Bhumi=1 ). Tapi ada juga yang mengacu pada sinengkalan, Geni Mati Siniram Janmi, Tahun Caka 1403 yang berarti tahun 1481 M, bahkan menurut Tim Peneliti Sejarah berdirinya kota Demak, Raden Fattah dinobatkan sebagai sultan Demak yaitu pada tanggal 12 Robiul awal tahun Caka 1425 (28 Maret 1503 M) setiap tanggal tersebut selalu diperingati sebagia hari jadi kota Demak.

Kedua : Sejauh ini belum diketahui secara pasti letak bekas keraton Demak. Banyak sejarahwan yang datang untuk meneliti dan mencari tahu keberadaan keraton, nmun hingga kini lokasi keraton itu masih misteri, mungkin keraton Demak dulunya memang tidak ada atau mungkin keraton telah di hancurkan oleh lawan-lawanya.

Kesulitan melacak keberadaan keraton, dimungkinkan karena masa pemerintahan kerajaan Demak tak berumur panjang, yakni hanya tiga generasi saja. Sultan Fattah memerintah tahun 1478 M – 1518M, Adipati Unus (Pangeran Sabrang Lor) hanya memrintah selama tiga tahun yaitu 1518 M – 1521M. Dilanjutkan Sultan Trenggono memrintah tahun 1521M – 1546M, yang sekaligus menjadi sultan terakhir di kesultanan Demak. Setelah itu terjadilah perebutan kekuasaan antar keluarga antara Aryo Penangsang dan Jaka Tingkit yang akhirnya di mengkan oleh Jaka Tingkir. Kemudian pusat pemerintahan kerajaan ke Pajang (dekat Solo) di perintah oleh Sultan Hadi Wijaya (Jaka Tingkir) sejak saat itu era kerajaan Demak praktis telah berakhir, dengan meningglkan banyak catatan sejarah yang hilang.




Salam Djimodji

Selasa, 17 Mei 2011

HORMATI ORANG LAIN SEPERTI MENGHORMATI DIRI


Dalam hati, sering kali kita merasa bangga saat kita dipuji orang lain. Jika saja suatu saat kita dipuji, dengan basa basi kita akan mengatakan “aku tidak suka dipuji”. Fitrah manusia sesungguhnya ingin dipuji. Alloh saja mengajarkan kepada kita agar selalu dipuji, walaupun tanpa manusia memujipun Alloh tetap terpuji, karena kebaikan Alloh tidak perlu disangsikan oleh manusia. Alloh dipuji oleh makhluk memang karena Dia Maha segala, hingga layak kita memujiNya. Maka manusia akan menjadi tidak terpuji saat ia tidak mengakui dan tidak memujiNya.

Pertanyaannya adalah apakah salah jika kita dipuji orang lain? Saya kira sangat tergantung dari “bagaimana kita mensikapi pujian itu”. Alloh dipuji oleh makhuk dibumi ini, karena memang tidak ada alasan yang rasional untuk tidak memujiNya. Betapa tidak, makhluk dibumi telah diberikan segala kebutuhan, apapun bisa terpenuhi. KaruniaNya sungguh menakjubkan, baik ilmu dan berbagai fasilitas yang tinggal menggunakan dan tidak perlu menyewa. Semuanya diberikan Alloh tanpa reserve.

Nabi pernah memberi sinyal “tidaklah seseorang beriman sebelum mencintai orang lain sebagaimana ia mencintai dirinya. Hadits ini mengajarkan keseimbangan antara mencintai dan dicintai. Sama halnya dengan sifat Alloh yang terpuji dan dipuji. Alloh Maha terpuji karena memang layak untuk dipuji. Begitupun manusia mencintai sesama juga harus mencintai dirinya. Bagaimana orang lain akan mencintai kita, jika kita sendiri tidak pernah memperhatikan dan merawat diri kita, hingga layak untuk dicintai.

Menghormati orang lain adalah upaya menempatkan orang lain sebagai partner dan relasi untuk saling bersinergi. Jangankan dengan sesama manusia, Nabi Sulaimanpun bisa memanfaatkan pasukan semut untuk kepentinga beliau. Ini artinya, kita harus pandai2 memanfaatkan sumber2 kehidupan baik manusia lain maupun alam dengan segala isinya untuk dijadikan mitra pendukung dalam menciptakan kedamaian dan kesejahteraan dunia. Karena itu penghormatan yang kita lakukan akan berdampak keselamatan semua fihak.

Menghormati diri hanyalah akibat baik yang ditimbulkan karena pengormatan yang kita lakukan kepada sesama dan lingkungannya. Adakah keburukan kita terima karena kita banyak berbuat baik? Menghormati diri adalah upaya menyiapkan diri menjadi pelayan terbaik kepada siapapun baik manusia maupun lingkungan agar semuanya terpuaskan dari apa yang kita lakukan. Dengan demikian jika suatu saat kita dihormati orang, hakekatnya karena dampak dan akibat dari sukses kita menghormati orang lain, shingga kita tidak tergolong orang yg gila hormat.



Wallohu a’lam
Salam DJIMODJI