Minggu, 27 Juni 2010

MANUSIA dan ALAM sekitarnya


"Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah Allah menyediakan segala yang membawa kebaikan padanya, dan berdo'alah kepada-Nya dengan perasaan bimbang (kalau-kalau tidak diterima) Sesungguhnya rahmat Allah itu dekat kepada
orang-orang yang berbuat kebajikan." (maksud ayat 56 s.al-A'raf)

Alangkah indahnya alam ciptaan Ilahi ini. Bumi dengan segala apa yang ada dalamnya. Gunung ganang, hutan rimba, padang yang menghijau terbentang luas. Beraneka ragam bunga-bunga yang sedang kembang menambah cantiknya permukaan bumi ini.

Besi, timah, tembaga, petrol, batubata dan berbagai benda lain semuanya itu disediakan. Sehingga dengan bahan yang penting itu dapatlah ummat manusia hidup dengan lebih baik.

Allah s.w.t. menyediakan air yang melimpah ruah, udara yang bersih dan nyaman, berbagai hewan dan jenis tumbuh-tumbuhan, yang berguna bagi ummat manusia.

Lautan yang luas terbentang dengan berbagai jenis ikan, benda-benda laut yang berguna bagi manusia. Semuanya itu telah dinikmati oleh manusia dari semasa kesemasa.

Jika semua anugerah Ilahi itu digunakan dengan baik, tidak merusak tentu sahaja akan membawa kebahagiaan kepada manusia dan makhluk lainnya.

Akan tetapi apa dah jadi dalam zaman yang dikatakan maju sekarang ini? Gunung ganang yang diliputi tumbuh-tumbuhan yang menghijau telah menjadi padang jarak padang tekukur. Manusia yang tamak haloba hanya memikirkan kepentingan diri dan keluarganya sahaja, walaupun harta yang mereka kumpulkan telah bertimbun-timbun tidak habis sampai tujuh turunan.

Manusia tamak belum merasa puas, mereka menebang hutan dengan sesuka hatinya. Tak cukup dengan itu malah membakarnya, sehingga akibat dari kebakaran hutan, berkepul-kepul asap memenuhi permukaan bumi ini. Ditiup oleh angin kesana kemari sehingga gelap gelitalah bumi disebabkan kebakaran tadi sehingga membawa bencana kepada seluruh manusia disekitarnya.

Belum lagi diakibatkan pencemaran udara dari kilang-kilang, kenderaan yang lalu lalang, alat-alat litrik untuk pendingin, memasak makanan, dan sebagainya, yang telah mengheluarkan gas yang membahakan kehidupan manusia dan makhluk lainnya.

Bumi semakin panas, bencana banjir dan kemarau melanda dimana-mana, angin puting beliung melanda memusnahkan segala yang ada. Semua ini boleh dikurangi jika sekiranya manusia mempunyai perasaan perikemanusiaan, tidak hanya mementingkan diri, tapi juga memikirkan
makhluk lainnya disekitaarnya.

Oleh itu marilah kita berdoa' dengan penuh harapan ke hazirat Ilahi semoga terbukalah hati semua mereka yang berkenaan, untuk masa yang akan datang menggunakan segala nikmat yang telah dianugerahi oleh Allah s.w.t.dengan baik dan sederhana, tidak tamak dan mempunyai rasa belas
kasihan kepada manusia dan makhluk lainnya disekitarnya. Insya Allah malapetaka jerebu, banjir kilat, dan berbagai bencana lainnya, mudah-mudahan boleh dikurangi. Mereka yang suka berbuat kebajikan akan mendapat rahmat dari Allah s.w.t.

2 komentar:

  1. Pentingnya berbaur dan beradaptasi dengan alam semesta, menjadikan kita lebih sehat dan sukses..

    BalasHapus
  2. Alm adlah ciptaan Tuhan spt Qta mnusia.. Brsahabat dgn alm akn mnjadikn mnusia aman didalam alm itu...

    BalasHapus