Rabu, 23 Juni 2010

Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit...


Pepatah ini sederhana saja, ' sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit '. Kita biasa memaknainya, bahwa bila kita mengumpulkan sesen demi sesen, pada saatnya kita akan dapatkan sepundi. Namun sesungguhnya pepatah ini tak sekedar berbicara tentang hidup hemat, atau ketekunan menabung.

Pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sekantung keping uang, yaitu; bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan-tindakan kecil kita, maka kita akan dapati kebesaran dalam jiwa kita.

Bagaimanakah tindakan-tindakan kecil itu mencerminkan kebesaran jiwa sang pemiliknya ? Yaitu bila disertai dengan secercah kasih sayang didalamnya. Ucapan terima kasih, sesungging senyum, sapaan ramah, atau pelukan bersahabat, adalah tindakan yang mungkin sepele saja. Namun dalam liputan kasih sayang, ia jauh lebih tinggi daripada bukit tabungan anda...

8 komentar:

  1. Seperti halnya menabung uang, hemat pangkal kaya. Sebagai warga djimodji hendaknya perbanyak berlatih dan mendalami apa yang pernah di ajarkan oleh pembina kita, leader djimodji tercinta. Sudah banyak kali bukti yang masyarakat kami merasakannya akan manfaat di jimodji yang telah dibuat di daerah kami, banyak pula pengaruh yang menjadikan kami menjadi semangat hidup normal dan sehat. Banyak pula acungan jempol yang diacungkan buat djimodji karena anak muda warga kami banyak yang berhenti lakukan yang tidak baik buat bangsa dan agama. Mari, kita sama2 berlatih sedikit demi sedikit, biar lama2 menjadi bukit ilmu kanuraga yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa. Hidup Djimodji !!

    BalasHapus
  2. Ssatu yg bsar brawal dri hal2 yg kcil2.. Alangkah bxny bla qt mngawali sstu dri hal yg trkcil dri dlm dri qta, en jdika ia sstu yg bsar en lbh brgna bg kehidpn slnjutny...

    BalasHapus
  3. Bljr d djimodji ruzny jg sdkit dmi sdkit.. Sgla sstu d alam ni g da yg instan kn ?

    BalasHapus
  4. Klu pnginny lgsg gde youw g da lah, blajar pouwpun youw dri sdikit...lm2 kn jdi brkmbang lbh luaz, stju g ??

    BalasHapus
  5. Jelas dong...masa mintanya yang instan2 saja ??? Memangnya susu indomilk ? Hahahaha.... Mari kita bersama2 belajar di djimodji sedikit demi sedikit agar menjadi lebih pandai dan turut membantu pemerintah dalam mencerdaskan bangsa Indonesia.

    BalasHapus
  6. Benar sekali dan saya setuju dengan pendapat ini. Setetes demi setetes lama kelamaan jadilah lautan..

    BalasHapus
  7. cra mnabung yg bx, spt halny mnbung kpandean qt dlm mncri sbwh ilmu.. Sbr n twakl dlm mnuntt ilmu n pngthuan, smga brhsil n mnfaat..

    BalasHapus